Liga 1

Jorge Lorenzo: Stabilitas Manuver Motor Adalah Harga Mati

Lorenzo lebih suka motor yang mengalami perubahan demi menyesuaikan gaya dan karakter balapan si pebalap.

Jorge Lorenzo: Stabilitas Manuver Motor Adalah Harga Mati
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Minggu (13/5/2018) halaman 11 

TAMPAKNYA pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, tidak terlalu tergelayuti beban peristiwa tabrakan tiga motor balap di seri balap MotoGP di Jerez, Spanyol, pekan lalu.

Dia justru sedang menjajal sasis dan beberapa fairing aerodinamis terbaru Ducati.

Beberapa jam menjajal sasis dan fairing aerodimanis yang baru, pebalap berjuluk X-Fuera itu belum ingin banyak bicara tentang perubahan yang dialaminya.

Dia hanya ingin meyakini bahwa manuver Desmosedici GP18 tanpa kendala.

Seperti dilansir Motorsport dan GPOne, Lorenzo pernah beberapa kali melontarkan keluhan tentang perubahan sasis dan fairing aerodinamis yang ternyata tidak cocok dan tidak sesuai dengan gaya berkendaranya.

Entah mengubris atau tidak, sebenarnya pihak Ducati telah meminta Lorenzo untuk mulai mengubah gaya dan karakter balapannya.

Pebalap asal Spanyol ini, juga diminta untuk sedikit demi sedikit belajar menyesuaikan dengan kondisi motor yang ada.

Baca: Liverpool Inginkan Kemenangan di Laga Kontra Brighton

Namun, Lorenzo yang kini kerap mendapat tudingan dari penggemar MotoGP sebagai pebalap manja dan gemar mengeluh, tampaknya tetap tidak menunjukkan perubahan.

Dia lebih suka motor yang mengalami perubahan demi menyesuaikan gaya dan karakter balapan si pebalap.

"Saya hanya menginginkan kestabilan saat berkendara dalam kecepatan apa pun. Saat melibas trek lurus maupun tikungan. Stabilitas manuver motor adalah harga mati bagi saya, karena memberikan pengaruh yang besar dalam gaya dan karakter balapan. Saya hanya akan melontarkan kendala yang saya rasa sangat signifikan, lainnya tidak perlu," kata Lorenzo.

Sejak bergabung dengan Ducati di musim 2017, sampai saat ini Lorenzo belum menampakkan kepiawaian terbaiknya dalam mengendalikan motor.

Dia lebih sering mengalami kendala saat harus bermanuver di tikungan.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Minggu (13/5/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help