Pedagang Kaki Lima

Sandiaga: PKL Menjamur karena Ada Gula Ada Semut di Tanah Abang saat Ramadan

Ada gula ada semut, orang semakin banyak yang datang ke Tanah Abang untuk mencari kebutuhan di Bulan Suci Ramadan.

Sandiaga: PKL Menjamur karena Ada Gula Ada Semut di Tanah Abang saat Ramadan
Warta Kota/Alex Suban
Pedagang Kaki Lima di Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

WARTAKOTA, GAMBIR --- Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat, semakin menjamur jelang Bulan Suci Ramadan.

Para pedagang tersebut menggelar kembali lapak dagangannya dan memadati area trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki.

Menanggapi semakin menjamurkan PKL di Tanah Abang, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memaklumi PKL yang memenuhi trotoar di Tanah Abang.

Baca: PKL Tanah Abang Penuhi Trotoar Jelang Ramadan, Sandiaga Uno: Mari Kita Bantu Mereka

"Ada gula ada semut, orang semakin banyak yang datang ke Tanah Abang untuk mencari kebutuhan di Bulan Suci Ramadan, oleh-oleh juga di sana, fesyen juga di sana. Oleh-oleh seperti korma, peralatan salat, kain juga ada di sana," ujar Sandiaga saat ditemui di Lapangan IRTI Monas, Sabtu (12/5/2018).

PKL yang menjamur tersebut, menurut Sandiaga, pihaknya terutama Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tetap berkomitmen menata PKL.

Baca: Pedagang Tanah Abang Kembali Berjualan di Trotoar, Sandiaga Uno: Alhamdulillah Banyak Mal Sepi

Sandiaga mengatakan, Dinas UMKM tetap akan memberikan lahan kepada para PKL.

"Jadi kami harus menata dengan baik. Saya tugaskan kepala Dinas UMKM dan walikota untuk terus melakukan penataan secara dinamis bukan bersifat statis," ucapnya.

Dia menambahkan bahwa penataan PKL nanti tidak akan mengganggu pejalan kaki di trotoar.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved