Lima Tahun Berlalu, Makam Uje Tak Pernah Sepi Peziarah

Makam Uje tidak sulit ditemukan. Selain satu-satunya yang memakai tenda berwarna putih di Blok A II, makam dikeramik hitam itu paling tinggi.

Lima Tahun Berlalu, Makam Uje Tak Pernah Sepi Peziarah
m16/Anggie Lianda
MAKAM Ustaz Jefri Al Bukhori di TPU Pasar Baru Barat (Karet Tengsin) Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5/2018). 

LIMA tahun berlalu, sejak 26 April 2013 Ustaz Jefri Al Bukhori atau yang akrab dipanggil Uje pergi ke peristirahatan terakhirnya.

Makam alm Uje yang berada di TPU Pasar Baru Barat (Karet Tengsin) Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang tidak pernah sepi peziarah.

Mulai dari keluarga, kerabat hingga jamaah dari luar kota pun sengaja datang untuk mendoakan ustaz kondang ini.

Makam Uje tidak sulit untuk ditemukan, sebab sangat jelas satu-satunya yang memakai tenda berwarna putih di Blok A II.

Pusaranya pun berbeda dari yang lainnya, dikeramik hitam dan paling tinggi, yakni mencapai tinggi sekitar 1,5 meter.

"Gampang sih nemunya, kata penjaga di depan, cari aja yang memakai tenda putih dan kuburannya tinggi," ucap seorang peziarah asal Kranggan, Jumat (11/5/2018).

MAKAM Ustaz Jefri Al Bukhori di TPU Pasar Baru Barat (Karet Tengsin) Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5/2018).
MAKAM Ustaz Jefri Al Bukhori di TPU Pasar Baru Barat (Karet Tengsin) Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5/2018). (m16/Anggie Lianda)

Menyatu dengan makam sang ayah, dua batu nisan terpasang dengan tulisan H Ismail Modal bin H Hasym Modal dan H M Jefri Al Bukhori bin H Ismail Modal.

Di belakang batu nisan juga telah disiapkan beberapa buku yasin untuk memudahkan peziarah mendoakan Uje.

Diketahui, Uje menutup usia karena kecelakaan motor di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan setelah pulang dari ngopi bareng teman-temannya.

Baca: Begini Detik-detik Penyerbuan Terhadap Napi Terorisme yang Kuasai Rutan di Mako Brimob

Baca: Soal Video Call Yulia Mochamad dengan Opick, Begini Kata Mantan Istri Pertamanya

Baca: Di Istana Bogor, Tim Jokowi Takluk 2-18 di Tangan Peserta DBL

Penjaga makam kepercayaan keluarga alm Uje mengatakan, makam tidak pernah sepi meskipun bukan hari libur. Bahkan tidak pernah sekalipun makam terlihat kosong tanpa taburan bunga.

"Ada saja setiap hari yang datang untuk mendoakan ustadz, setiap pagi dan sore saya selalu bersihkan, selalu banyak taburan bunga dari orang-orang yang datang," ucap Idup (48).

"Saya yang dipercaya umi untuk jaga dan bersihkan makam, katanya ngga boleh kotor supaya yang ziarah juga nyaman, harus selalu di lap dan diperhatiin," imbuhnya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved