PERKI Imbau Masyarakat Proaktif Cegah Kardiovaskular

Terdapat beberapa kemajuan bidang kardiovaskular baik dalam bidang preventif, diagnostik maupun terapi, salah satunya pencitraan kardiovaskular.

PERKI Imbau Masyarakat Proaktif Cegah Kardiovaskular
Medical News Today
Serangan jantung. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Annual Scientific Meeting of Indonesian Heart Association (ASMIHA) yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) memperingati tahun ke-27 beberapa waktu lalu.

Terdapat beberapa kemajuan yang telah dicapai dalam bidang kardiovaskular di Indonesia, baik dalam bidang preventif, diagnostik maupun terapi, salah satunya pencitraan kardiovaskular.

Ketua Umum Pengurus Pusat PERKI, DR dr Ismoyo Sunu SpJP(K) FIHA, mengatakan, pencitraan kardiovaskular memainkan peranan sangat penting dalam memahami penyakit kardiovaskular secara lebih baik sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat penyakit ini.

Baca: Diperkirakan Terdapat Lebih 40.000 Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan di Indonesia

Pencitraan kardiovaskular sangat diperlukan sejak awal tahapan diagnosis, mulai dari pemeriksaan ekokardiografi sampai dengan modalitas diagnostik lanjut dengan menggunakan pencitraan computed tomografi (CT), magnetic resonance imaging (MRI), dan kateterisasi diagnostik.

Pun demikian, dalam pelaksanaannya, tata laksana pencitraan kardiovaskular masih memerlukan peningkatan, terutama dalam ketersediaan SDM dan alat yang belum merata di seluruh Indonesia.

Baca: Temuan Terkini tentang Serangan Jantung Bisa Terjadi sebagai Dampak Mengonsumsi Milkshake

Hal ini penting untuk dilakukan, mengingat di samping manfaat pencitraan kardiovaskular dari preventif, diagnostik maupun terapi, pencitraan kardiovaskular dinilai efektif dan efisien ditinjau dari segi biaya yang dikeluarkan.

Oleh karena itu, dalam kesempatan itu PERKI juga turut mengimbau masyarakat untuk menggalakkan program Keluarga Proaktif Kardiovaskular Sehat Indonesia (Koaktivasi).

Baca: Penyakit Jantung Bawaan dan Cara Mengantisipasinya

"Seluruh anggota keluarga dihimbau untuk proaktif mengidentifikasi faktor risiko penyakit kardiovaskular dan pengendaliannya dalam keluarga," kata Ismoyo baru- baru ini.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help