Sebanyak 63 Bangunan Liar di Jalan Raya Citayam Dibongkar Paksa Petugas

Sebanyak 63 bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Citayam, ditertibkan aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Rabu (9/5/2018).

Sebanyak 63 Bangunan Liar di Jalan Raya Citayam Dibongkar Paksa Petugas
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sebanyak 63 bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Citayam, Cipayung, Kota Depok, ditertibkan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Rabu (9/5/2018). 

SEBANYAK 63 bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Citayam, Cipayung, Kota Depok, ditertibkan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Rabu (9/5/2018).

Penertiban dilakukan karena bangunan berdiri di bantaran kali dan di lahan yang bukan peruntukkannya.

Semua bangunan yang ditertibkan adalah semi permanen dan digunakan untuk berjualan.

"Sebab lahan dimana bangunan berdiri tidak boleh ada bangunan, apalagi digunakan untuk tempat usaha. Karenanya banguan kami tertibkan, dan jumlahnya ada 63 bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Citayam," kata Kasatpol PP Depok Yayan Arianto kepada Warta Kota, Kamis (10/5/2018).

Karenanya kata Yayan bangunan dianggap melanggar Perda Depok Nomor 16 Tahun 2012 serta melanggar garis sempadan sungai.

"Sebelum kami tertibkan, kami sudah lakukan langkah persuasi dengan melayangkan surat peringatan sebanyak 3 kali dan berharap pemilik bangli membongkar sendiri bangunannya," kata Yayan, yang memimpin langsung jalannya penertiban bangli.

Namun kata dia nyatanya hanya sebagian kecil pemilik bangunan yang mengindahkan dan mau membongkar sendiri bangunannya. Sehingga terpaksa dibongkar paksa.

Nantinya kata dia, lahan dimana bangunan berdiri akan dijadikan ruang terbuka hijau atau pedestrian jalan.

Sebelumnya dalam sebulan belakangan, Satpol PP Depok sudah menertibkan sejumlah bangunan liar di beberapa titik lokasi di Depok.

Diantaranya di Jalan Nusantara Pancoran Mas Depok; di Jalan Jati Raya Timur, Pangkalan Jati, Cinere; serta di Jalan Mawar, Bojongsari Kota Depok.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help