Presiden Mahasiswa Terpilih Digulung Paspampres karena Interupsi Pidato Jokowi

Keberanian mahasiswa tersebut mendapat perhatian dari petugas Paspampres, sehingga kedua mahasiswa digulung.

Presiden Mahasiswa Terpilih Digulung Paspampres karena Interupsi Pidato Jokowi
Kompas.com
Presiden mahasiswa interupsi Jokowi. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Dua orang mahasiswa Universitas Riau (UR), yang berorasi pada saat Presiden Jokowi beri kata sambutan di acara hari lahir (Harlah) ke-92 NU di halaman Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Riau diperiksa polisi.

Diketahui, kedua mahasiswa yakni Randi Andiyana merupakan Presiden Mahasiswa terpilih dari hasil pemilihan raya beberapa waktu lalu di Universitas Riau dan M Hafiz Ona Hadi Putra selaku Menteri Sosial Politik BEM Universitas Riau Kabinet Pilar Peradaban.

Saat orasi, keduanya mengenakan baju kaos hitam bertuliskan 'Hidup di Riau Tidak Semanis Janji Jokowi'.

Mereka berdua akhirnya dimintai keterangan oleh Polresta Pekanbaru usai diamankan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di acara Harlah ke-92 NU di Pekanbaru, Rabu (9/5/2018) sore.

Selama berlangsungnya pemeriksaan, sejumlah mahasiswa datang ke Polresta Pekanbaru meminta agar teman mereka dibebaskan.

Lebih kurang lima jam pemeriksaan, kedua mahasiswa tersebut diperbolehkan pulang oleh polisi.

Randi Andiyana, saat diwawancarai wartawan mengaku tujuan dari aksi tersebut untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Presiden Jokowi.

"Ini momentum (menyampaikan aspirasi masyarakat). Kebetulan (Jokowi) berkunjung ke sini (Pekanbaru)," kata Randi.

Dia mengatakan, ada tiga hal yang akan disampaikan kepada Jokowi saat orasi tersebut.

Di antaranya, bahan bakar minyak (BBM) premium langka di Riau, harga Pertalite naik dan janji 10 juta lapangan kerja untuk rakyat.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved