Pendaki Putri Indonesia Mencapai Base Camp Gunung Everest

Dua pendaki putri Indonesia dari Mahitala Unpar Bandung bersiap mendaki ke puncak Gunung Everest (8.848m) lewat jalur utara.

Pendaki Putri Indonesia Mencapai Base Camp Gunung Everest
istimewa
Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, dua pendaki putri Indonesia dari Mahitala Unpar saat berada di ketinggian 7.000 m dalam proses aklimatisasi pendakian ke puncak Gunung Everest (8.848m). 

SAAT ini Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, dua pendaki perempuan berusia 24 tahun dari Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Katolik Parahyangan  (Mahitala Unpar) Bandung, sudah berada di Everest Base Camp pada ketinggian 5.150m. 

Keduanya dalam kondisi sehat dan siap menempuh pendakian ke puncak dalam lima-enam hari ke depan.

Menurut laporan Deedee ke Sekretariat Mahitala Unpar di Bandung, Kamis (10/5/2018), cuaca di gunung saat ini berangin sampai 20 km/jam dengan suhu mencapai -20 derajat Celcius.

Mereka harus berbagi waktu yang tepat dengan tim lain untuk mencapai puncak sesuai prakiraan cuaca yang sangat ketat. 

"Cuaca berubah setiap waktu dan jeda cuaca cerah untuk ke puncak itu sangat ketat. Semoga kami bisa mendapatkan momen yang tepat untuk mendaki ke puncak," tutur Deedee lewat video call. 

Berdasarkan prakiraan cuaca, para pendaki China Tibet Mountaineering Association (CTMA) mulai memasang tali tetap menuju puncak Everest pada 14 Mei.

Tim WISSEMU diperkirakan punya waktu sehari mencapai puncak pada tanggal 16 Mei saat cuaca diperkirakan cerah dengan angin sedang dan sedikit bersalju. 

Deedee dan Hilda sudah sebulan lebih berada di China untuk  mempersiapkan pendakian ke Everest yang merupakan puncak terakhir dalam misi pendakian tujuh puncak dunia (The 7 Summits) oleh pendaki putri Indonesia.

Selama di China mereka mengunjungi sejumlah desa di ketinggian di atas 4.000 dan mendaki area pegunungan dengan ketinggian 5.000-an meter untuk aklimatisasi. 

Proses pendakian WISSEMU di Gunung Everest (8.848m)
Proses pendakian WISSEMU di Gunung Everest (8.848m) (istimewa)

Kegiatan aklimatisasi antara lain juga diisi dengan pendakian menuju Intermediate Camp, Advanced Basecamp (ABC), North Col-Camp 1 selama seminggu. 

Halaman
12
Penulis: Max Agung Pribadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help