Jadi Kambing Hitam Kekalahan Persija, Kiper Rizki: Saya Hanya Manusia Biasa

Absennya kiper utama, Andritany Ardhiyasa jadi kambing hitam kekalahan Persija Jakarta di tangan Home United 3-2.

Jadi Kambing Hitam Kekalahan Persija, Kiper Rizki: Saya Hanya Manusia Biasa
persija
Kiper Persija Rizki Darmawan. 

ABSENNYA kiper utama, Andritany Ardhiyasa nampaknya langsung terasa saat Persija Jakarta harus takluk 3-2 di tangan Home United, Selasa (8/5/2018) kemarin malam di Stadion Jalan Besar, Singapura.

Persija ketinggalan cepat, laga baru berjalan 9 menit, Rizki Darmawan yang menggantikan peran Andritany di bawah mistar sudah harus memungut bola dari jala gawangnya sebanyak dua kali.

Adalah gol bunuh diri Maman Abdurrahman di menit ke-1 dan gol solo run dari Song Ui-Young memanfaatkan terpelesetnya Vava Yagalo pada menit ke-8 laga baru dimulai yang membuat tuan rumah unggul cepat 2-0.

Sebenarnya, tim Macan Kemayoran sempat membuka kans memetik kemenangan pada saat Ramdani Lestaluhu menyamakan skor menjadi 2-2 lewat dua gol sundulannya di menit ke-32 dan 49'.

Terus menguasai permainan justru gawang Rizki harus kembali bobol untuk ketiga kalinya, kali ini akibat kesalahan penjaga gawang 24 tahun itu dalam mengantisipasi tendangan keras Hafiz Nor di 11 menit jelang bubaran.

Seakan menjadi aktor yang disalahkan atas kekalahan Persija di menit akhir, Rizki langsung menunggah penyesalannya itu lewat akun instagram pribadinya @rizkidarmawan30

https://www.instagram.com/p/ BihV0McFTkW/

"Saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah, komentar dan kritikan teman-teman yang bersifat positif saya terima dengan tulus karena untuk pembelajaran saya semoga lebih baik lagi ke depannya." Tulis kiper bernomor punggung 30 itu.

"Jangan menyerah, sampai bertemu di Gbk!" Rizki mengakhiri tulisannya.

Jika dilihat dari catatan yang dihimpun Wartakotalive.com, Rizki pada musim ini memang hanya baru sekali diturunkan oleh sang pelatih Stefano Cugurra dan langsung dihadapkan pada laga penting semifinal AFC Cup 2018 zona ASEAN.

Tentu konsentrasi, pengalaman dan mental yang dimiliki oleh Rizki jauh berbeda jika dibandingkan Andritany.

Dan konsentrasi jugalah yang menjadi faktor terciptanya dua gol pada menit-menit awal yang membuyarkan fokus lini pertahanan Persija yang dikawal Maman Abdurrahman yang terlihat sangat grogi pada laga ini.

"Saya akui dibabak pertama kita bermain kurang baik. Dan gol di menit awal itu membuat konsentrasi kami buyar. Tapi di babak kedua kami mulai bangkit dan bermain baik" ujar Stefano Cugurra pada jumpa pers usai laga.

Di sisi lain, Persija juga berhasil mengambil keuntungan berkat dua gol yang dilesakan Ramdani, dengan hasil ini Macan Kemayoran hanya butuh menang 1-0 untuk maju ke final pada laga kandang 15 Mei pekan depan.

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help