Kerusuhan di Mako Brimob

Ini 6 Korban Tewas Kerusuhan di Mako Brimob Depok

Enam korban yang tewas merupakan anggota polisi dan satu korban tewas lainnya dari kalangan narapidana terorisme.

Ini 6 Korban Tewas Kerusuhan di Mako Brimob Depok
m15/Hamdi Putra
POLISI memeriksa mobil yang akan melewati Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu (9/5/2018). 

KEPALA Bagian Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal mengakui bahwa insiden kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok'>Kota Depok pada Selasa malam (8/5/2018) menelan 6 orang korban jiwa.

Lima dari enam korban yang tewas merupakan anggota polisi dan satu korban tewas lainnya berasal dari kalangan narapidana terorisme. Namun Brigjen Pol M Iqbal tidak menyebutkan secara detail nama-nama korban yang tewas dalam kerusuhan.

Berdasarkan informasi berantai yang diterima Warta Kota, korban tewas dari anggota polisi diduga adalah Bripda Wahyu Catur Pamungkas, Bripda Syukron Fadhli IDENSOS, Ipda Rospuji, Bripka Denny dan Briptu Fandi.

Sedangkan satu korban tewas dari narapidana terorisme bernama Benny Syamsu Tresno.

Satu orang anggota polisi yang sedang disandera di dalam Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok diduga bernama Bripka Iwan Sarjana.

Pantauan di lokasi pada pukul 16.00 WIB Pangdam Jayakarta Joni Supriyanto tampak memasuki kawasan Mako Brimob. Turun dari mobil, ia langsung masuk dengan dibonceng menggunakan sepeda motor. Sementara itu, di depan Mako Brimob pengamanan masih sangat ketat dan ramai oleh awak media.

Diberitakan sebelumnya, polisi secara resmi menyampaikan bahwa insiden kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Selasa malam (8/5/2018) menelan korban jiwa.

Keterangan resmi tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) M Iqbal kepada media di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Rabu sore (9/5/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Kami sampaikan bahwa insiden ini memakan korban jiwa. Ada 6 korban jiwa. Rekan kami 5 gugur saat ini sudah di RS Kramat jati dan satu dari mereka terpaksa kita lakukan upaya kepolisian karena melawan petugas dan mengambil senjata petugas. Juga satu rekan kami masih ada di dalam sedang disandera." Demikian keterangan Brigjen Pol M Iqbal.

Menurutnya, insiden yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok dipicu oleh masalah makanan. Ia menyebut setiap barang yang akan masuk harus dipastikan steril dan tidak terdapat barang-barang yang dilarang.

"Pada saat itu terjadi keributan insiden sehingga beberapa petugas kami disandera. Ada 6 disandera sejak kemarin dan senjata diduga direbut oleh para tahanan narapidana teroris. Sehingga langkah2 yang kami ambil adalah yang pertama melakukan upaya-upaya kepolisian yaitu mengendalikan situasi," tuturnya.

"Alhamdulillah situasi sejak kemarin hingga detik ini sangat terkendali karena kami mengedepankan upaya-upaya persuasif yaitu negosiasi kepada beberapa orang tahanan yang ingin atau mau diajak untuk melakukan komunikasi yang goalnya adalah bisa menemukan suatu solusi dan upaya ini di tengah situasi yang sudah kondusif semua kami yakinkan blok tahanan tersebut sudah kami amankan," lanjutnya.

Polisi juga meminta doa dari masyarakat agar insiden kerusuhan dapat ditanggulangi dengan baik dan para korban yang gugur diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta yang sedang disandera dapat diselamatkan.

"Kami mohon agar insiden ini jangan terlalu dilebar-lebarkan karena ini merupakan tujuan dari teroris untuk menyebar ketakutan mari kita bersama memerangi aksi teror ini," pungkasnya. (M15)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help