Utilitas

Sudin Bina Marga Berkoordinasi dengan Pemilik Kabel 'Luruskan' Kabel Semrawut di Simpang Lima

Nantinya, setelah dilakukan perbaikan, kabel-kabel tersebut tidak lagi dipasang di atas, melainkan di dalam tanah.

Sudin Bina Marga Berkoordinasi dengan Pemilik Kabel 'Luruskan' Kabel Semrawut di Simpang Lima
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Banyaknya kabel yang terpasang di Simpang Lima, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, membuat kawasan itu terlihat semrawut. 

Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Utara melakukan koordinasi dengan sejumlah pemilik kabel yang semrawut di Simpang Lima, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Saat ini, Sudin Bina marga hanya sebagai pengendali dari para pemilik kabel semrawut tersebut.

Kepala Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas (KPJJU) Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Libertus Sagala mengatakan, kabel-kabel semrawut itu terdiri atas berbagai jenis mulai dari telepon hingga internet dan beberapa pemilik.

Baca: Kabel Semrawut di Simpang Lima Sudah Dua Tahun

"Saya sudah koordinasikan dengan pemilik kabel. Sekarang lagi proses penunjukan pihak internal mereka, siapa yang akan melaksanakan perbaikan. Tapi tetap dalam pengendalian kita," kata Libertus, Selasa (8/5/2018).

Nantinya, setelah dilakukan perbaikan, kabel-kabel tersebut tidak lagi dipasang di atas, melainkan di dalam tanah.

Pemasangan kabel di dalam tanah dilakukan agar tidak ada lagi tumpang tindih pemasangan kabel yang terlihat semrawut seperti sekarang ini.

Baca: Warga Mengeluhkan Kabel Semrawut di Dekat Halte Transjakarta Tipar Cakung

"Imbasnya nanti ada galian-galian yang mungkin akan makan sebagian badan jalan, mengurangi lebar jalan, tapi kan sementara sifatnya," katanya.

"Lubang-lubang jalan itu hanya sebagai hit atau ruang kerja untuk mereka membuat jalur kabel tersebut," katanya lagi.

Libertus memastikan, pelaksanaan proyek tersebut bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dari pemilik kabel.

Baca: Kabel Semrawut di Tiang PLN Meledak, PLN Bakal Tertibkan Kabel Liar

Namun, ada sedikit kendala apabila dilakukan proyek galian kabel bawah tanah.

"Kita kendalanya itu kontur tanahnya Jakarta Utara agak pasir-pasir ya. Jadi memang galinya harus lebih dalam sehingga dibutuhkan waktu," ucapnya.

"Tapi saya punya target itu paling lama dua bulan kedepan sudah selesai," katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved