Home »

News

» Jakarta

Tiga Curanmor Berpistol Korek Api Ditangkap Polisi

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Komisaris Besar Candra Sukma Kumara mengatakan, mereka selalu dibekali sepucuk korek api berbentuk pistol.

Tiga Curanmor Berpistol Korek Api Ditangkap Polisi
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Tiga spesialis pencuri motor ditangkap polisi usai menggasak sepeda motor warga di Perum Telaga Murni Blok D.4 RT 03/15 Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pelaku B (30), FLL (17) dan SMM (21) ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di rumah kontrakannya di daerah Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Minggu (6/5) malam. 

TIGA spesialis pencuri motor ditangkap polisi usai menggasak sepeda motor warga di Perum Telaga Murni Blok D.4 RT 03/15 Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Pelaku B (30), FLL (17) dan SMM (21) ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di rumah kontrakannya di daerah Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Minggu (6/5/2018) malam.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Komisaris Besar Candra Sukma Kumara mengatakan, mereka selalu dibekali sepucuk korek api berbentuk pistol.

Tujuannya, untuk menakuti korban bila terpergok sedang mencuri motornya.

"Penyidikan sementara, mereka tidak pernah melakukan kekerasan terhadap korban," kata Candra di Mapolrestro Bekasi Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (7/5/2018).

Candra mengatakan, terakhir kali mereka mencuri sepeda motor Honda Beat milik SSR (32) yang terparkir di teras rumah pada Sabtu (5/5) pukul 18.30.

Usai melaksanakan salat magrib, istri korban UR (30) panik mendapati sepeda motornya telah raib.

Korban SSR kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Cikarang barat pada Sabtu (5/5). Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan korban dan saksi yang melihat para pencuri itu. "Dari penyelidikan itu, kami berhasil mengidentifikasi posisi dan ciri-ciri tersangka," ujar Candra.

Dalam penggerebekan itu, kata dia, polisi menyita barang bukti berupa lima buah mata kunci berbentuk T, dua buah gagang kunci berbentuk T, dua buah kunci kontak sepeda motor Yamaha, empat pelat kendaraan sepeda motor, satu unit motor curian milik korban.

Saa beraksi, kata dia, mereka saling berbagi peran. Pelaku FLL dan SMM bertugas mengawasi situasi, sedangkan B sebagai eksekutor. Saat situasi sepi, B merusak rumah kunci motor korban menggunakan kunci berbentuk T.

"Setiap sepeda motor hasil curian dijual tersangka dengan cara dipreteli atau dijual per unit. Satu unit berkisar Rp 3 jutaan tergantung kondisinya," jelasnya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help