Puluhan Botol Miras Diamankan dari Pedagang Jamu

Kompol Maulana mengimbau kepada para pedagang jamu lainnya agar tidak menjual minuman keras ilegal apalagi miras oplosan.

Puluhan Botol Miras Diamankan dari Pedagang Jamu
Warta Kota/Feryanto Hadi
Sejumlah botol miras yang berhasil disita polisi dari Polsek Tebet dan Pokdar Kamtibmas Kecamatan Tebet usai penggeledahan, Minggu (6/5) malam. 

NURUDIN (33) tak bisa berkilah lagi ketika beberapa polisi dari Polsek Tebet dan Pokdar Kamtibmas Kecamatan Tebet menggeledah dan menemukan sejumlah minuman keras tanpa izin yang dijual di warungnya di Jalan Tebet Barat Raya pada Minggu (6/5) malam.

Padahal, sebelumnya ia sudah diimbau untuk tidak menjual miras.

"Dari tempat tersebut di amankan miras 17 botol yakni Intisari sebanyak 11 botol, miras jenis Rajawali tiga Botol dan Anggur Merah 3 botol," terang Kapolsek Tebet, Kompol Maulana J karepesina, Senin (7/5).

Peredaran miras oplosan dinilai membahayakan dan merusak generasi bangsa. Apalagi, sebagian pembelinya adalah kalangan muda bahkan pelajar.

Beberapa waktu lalu Wakapolri Komjen Syafrudin bahkan memerintahkan jajaran kepolisian untuk perang terhadap miras oplosan setelah melihat fakta banyaknya korban meninggal akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Razia miras ilegal malam itu belum berhenti. Usai menyita miras di warung jamu milik Nurudin, polisi bergerak lagi ke sebuah lokasi yang ditengarai ada aktifitas penjualan miras ilegal. Kali ini petugas mengarah ke Jalan Tebet Barat Daya.

"Di sana petugas melakukan pemeriksaan di Kafe Buyung karena dari informasi ada praktik penjualan miras ilegal. Dari tempat tersebut diamankan miras sebanyak 9 botol Vodka," ungkap kapolsek.

"Selanjutnya tim bergerak kembali ke warung pedagang jamu di Jalan Tebet Barat III samping SMU 26. Dari tempat tersebut di amankan 4 Botol Intisari," imbuhnya.

Dari giat operasi miras ilegal Minggu malam hingga Senin dini hari, polisi menyita keseluruhan sebanyak 30 botol miras. Seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Tebet guna pengusutan lebih lanjut.

Kompol Maulana mengimbau kepada para pedagang jamu lainnya agar tidak menjual minuman keras ilegal apalagi miras oplosan.

Pihaknya tidak segan-segan akan menindak jika menemukan bukti adanya penjualan miras di warung jamu.

"Jelang bulan ramadan ini kami akan giat lakukan operasi untuk memberantas peredaran miras ilegal dan miras oplosan khususnya di kawasan wilayah hukum Tebet," ungkap kapolsek.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved