Pelemahan Rupiah Makin Menyulitkan Sektor UMKM

Ikhsan Ingratubun, memberikan tanggapan terkait pelemahan rupiah yang hampir menyentuh angka Rp 14.000 hingga akhir pekan lalu.

Pelemahan Rupiah Makin Menyulitkan Sektor UMKM
istimewa
Ilustrasi dolar AS. 

WARTA KOTA, PALMERAH----Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Ikhsan Ingratubun, memberikan tanggapan terkait pelemahan rupiah yang hampir menyentuh angka Rp 14.000 hingga akhir pekan lalu.

Menurut Ikhsan, pelemahan rupiah akan berdampak langsung terhadap sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca: Akumindo Minta Pemerintah Kaji Ulang Perpes Soal Tenaga Kerja Asing

"Dampak langsung atas pelemahan rupiah yaitu melemahnya daya beli yang berarti berdampak pada pendapatan UMKM," kata Ikhsan kepada Warta Kota, Senin (7/5/2018).

Ia khwatir jika kondisi seperti itu terjadi, banyak UMKM yang menggunakan modal usaha gagal membayar utangnya ke bank atau bahkan sampai gulung tikar.

Baca: Ketua Asosiasi UMKM Indonesia: Sektor Mikro Kurang Dapat Perhatian Pemerintah

"Pelemahan rupiah membuat daya beli masyarakat menurun dan UMKM banyak yang gagal bayar ke bank," katanya.

Para pelaku UMKM, kata Ikhsan, meminta pemerintah tidak selalu mencari kambing hitam dengan menyalahkan pengaruh global.

Baca: Rupiah Terus Melemah Makin dekat Rp 14.000 per Dolar, BI Bilang Wajar

"Para pelaku UMKM tentunya berharap pemerintah segera melakukan penanganan yang serius terhadap pelemahan rupiah yang cukup mengkhawatirkan ini," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved