Komunitas Investasi Gelar Sekolah Pasar Modal dan Luncurkan Aplikasi

"Sejak masuk ke Google Play pada 2 Februari 2018 lalu, hingga kini aplikasi Komunitas Investasi sudah diunduh oleh lebih dari 1.000 orang.”

Komunitas Investasi Gelar Sekolah Pasar Modal dan Luncurkan Aplikasi
Istimewa
PAKAR Investasi dan founder Komunitas Investasi William Foeng (keempat dari kanan) dan Direktur MMBC Tour &Travel; Zulkarnaini (keempat dari kiri) secara resmi meluncurkan aplikasi KOIN dalam acara Sekolah Pasar Modal di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Sabtu (5/5/2018). 

KOMUNITAS Investasi (KOIN) menggelar acara Sekolah Pasar Modal (SPM) di Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta, pada Sabtu (5/5/2018). Moment ini juga digunakan KOIN untuk meluncurkan aplikasi Komunitas Investasi yang bisa diakses di Play Store.

Pakar & Praktisi investasi sekaligus Perwakilan KOIN William Foeng mengatakan aplikasi Komunitas Investasi ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan kepada para anggota komunitas Investasi terhubung ke sosial media KOIN sehingga bisa mendapatkan informasi terbaru seputar investasi di pasar modal.

Grand Launching Aplikasi Komunitas Investasi dihadiri oleh Zulkarnaini selaku direktur dan owner MMBC Tour & Travel. MMBC Tour & Travel merupakan IT development aplikasi Komunitas Investasi.

"Sejak masuk ke Google Play pada 2 Februari 2018 lalu, hingga kini aplikasi Komunitas Investasi sudah diunduh oleh lebih dari 1.000 orang,” kata William Foeng kepada Warta Kota, Sabtu (5/5/2018).

Aplikasi Komunitas Investasi versi 1 ini memiliki beragam fitur menarik. Sebut saja, link ke website komunitasinvestasi.com dan sosial media KOIN (Telegram, WhatsApp, Facebook, Youtube, Instagram) hingga menu partner login MMBC. Selain itu, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk membuka akun sekuritas.

“Seluruh akses ke Komunitas Investasi bisa melalui aplikasi ini. Para anggota bisa lebih mudah membuka akun sekuritas atau pun berkonsultasi langsung dengan saya lewat WhatsApp sehingga lebih cepat direspons,” papar William Foeng.

Melalui aplikasi ini, William Foeng berharap KOIN semakin dikenal oleh publik sehingga menarik orang untuk bergabung dan mendapatkan informasi terbaik terkait investasi saham.

Sekolah Pasar Modal

PAKAR investasi dan founder KOIN, William Foeng, sedang memaparkan materi tentang investasi kepada peserta Sekolah Pasar Modal di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Sabtu (5/5/2018). Pada acara ini juga digelar peluncuran aplikasi Komunitas Investasi yang bisa diunduh melalui play store.
PAKAR investasi dan founder KOIN, William Foeng, sedang memaparkan materi tentang investasi kepada peserta Sekolah Pasar Modal di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Sabtu (5/5/2018). Pada acara ini juga digelar peluncuran aplikasi Komunitas Investasi yang bisa diunduh melalui play store. (Istimewa)

Sekolah Pasar Modal yang digelar KOIN ini diikuti oleh sekitar 100 anggota KOIN dari Jabodetabek dan Bandung. Acara ini diprakarsai oleh IDX (Bursa Efek Indonesia) dan NH Korindo Sekuritas.

SPM ini terbagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama dibawakan oleh Marco dari IDX Kelapa Gading dengan materi terkait pengenalan dasar investasi, informasi sejarah investasi pasar modal di Indonesia dan perkembangan terbaru terkait pasar modal.

Sesi kedua berisi pengenalan aplikasi mobile dari NH Korido Sekuritas. Para peserta diperkenalkan bagaimana melihat transaksi di pasar modal, lalu cara membeli dan menjual saham.

Sesi terakhir dibawakan oleh William Foeng dengan materi seputar esensi investasi saham, bagaimana memilih saham, dan analisa teknikal yang bisa membantu investor dalam pengambilan keputusan. Tak hanya itu, ada juga sharing pengalaman William berkeliling Indonesia untuk bertemu dengan ratusan investor saham.

“SPM ini tidak dipungut biaya alias gratis. Ini sesuai dengan komitmen kami bahwa ilmu sukses yang asli pasti gratis,” tutur William Foeng.

Sekolah Pasar Modal ini merupakan yang kedua kalinya pernah digelar setelah pertama kali diselenggarakan di MNC Tower Jakarta pada Juli 2017 lalu. KOIN sendiri berdiri pada April 2017 dan hingga kini anggotanya sudah mencapai 1.600 orang di seluruh Indonesia.

“Saya berharap keberadaan KOIN di pasar modal Indonesia dapat diperhitungkan oleh para investor saham. Sebagai komunitas yang mengutamakan kekeluargaan, kami butuh dukungan dari semua pihak sehingga bisa memberikan informasi berkualitas (First class information) kepada seluruh investor di Indonesia,” tutup pria yang pernah bekarir di beberapa bank & menutup karier perbankan sebagai Asistant Vice President salah satu bank swasta ini. 

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help