Ojol Minta Dibangun Sentra UMKM di Titik Penjemputan, Dishub Kota Bekasi Bakal Lobi PT KAI

Deded mengatakan, pemerintah membangun lay by guna memecah kesemrawutan lalu lintas di dekat Stasiun Bekasi.

Ojol Minta Dibangun Sentra UMKM di Titik Penjemputan, Dishub Kota Bekasi Bakal Lobi PT KAI
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Suasana titik jemput (lay bay) yang disediakan Pemerintah Kota Bekasi di sisi utara Jalan Ir H Djuanda dekat Stasiun Bekasi kurang diminati pengemudi ojek online (ojol), Minggu (6/5/2018). Mereka memilih mangkal di pinggir jalan karena penumpang yang turun dari kereta rel listrik (KRL) lebih banyak dibanding di lay bay. 

DINAS Perhubungan Kota Bekasi bakal menjembatani aspirasi pengemudi ojek online (ojol) soal penyediaan sentra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), di titik jemput penumpang (lay by) dekat Stasiun Bekasi.

Sebab, lahan lay by di sisi utara Jalan Ir H Djuanda adalah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Deded Kusmayadi menyatakan, bila permintaan itu disetujui, Dishub akan berkoordinasi dengan Dinas UMKM guna penyediaan anggota UMKM di sana. Bahkan, pemerintah akan membangun halte sebagai tempat berteduh para pengemudi ojol.

Baca: Titik Jemput Penumpang di Stasiun Bekasi Kurang Diminati Ojol, Ini Alasannya

"Status kepemilikannya punya KAI, pemerintah hanya membangun jalan menggunakan aspal supaya memberi kenyamanan pengemudi online dalam menunggu penumpang di sana," kata Deded Kusmayadi, Minggu (6/5/2018).

Deded mengatakan, pemerintah membangun lay by guna memecah kesemrawutan lalu lintas di dekat Stasiun Bekasi. Menurutnya, persoalan utama kemacetan di sana adalah banyaknya angkutan konvensional dan angkutan online yang mangkal di pinggir jalan.

Padahal, petugas Dishub dengan kepolisian sudah sering mengingatkan mereka agar mangkal di tempat yang disediakan. Namun, dia juga tidak memungkiri di pintu keluar lay by masih banyak angkutan konvensional yang mangkal menghalangi jalan.

Baca: Ojol Minta Pemkot Bekasi Bangun Sentra UMKM di Titik Penjemputan Penumpang

"Secepatnya mereka akan kami tertibkan," ujar Deded.

Berdasarkan catatannya, ada empat lay by yang dibangun untuk memudahkan para penumpang naik ke angkutan umum. Keempat titik itu adalah di Stasiun Bekasi, Stasiun Kranji, Mega Bekasi City, dan Metropolitan Mal Bekasi.

Keempat titik itu dibangun lay by karena mempertimbangkan tingginya pergerakan masyarakat menggunakan transportasi umum.

"Posisi lay by berada menjorok ke dalam dari jalan protokol, sehingga tidak menghalangi pengendara lain yang ingin melintas," paparnya. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help