Tragedi Pembakaran Zoya Harus Jadi Pelajaran Jangan Sampai Terulang Aksi Main Hakim Sendiri

Sidang ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa dalam negara hukum tidak diperbolehkan main hakim sendiri.

Tragedi Pembakaran Zoya Harus Jadi Pelajaran Jangan Sampai Terulang Aksi Main Hakim Sendiri
Warta Kota/Muhammad Azzam
Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 7 dan 8 tahun. Dari keenam terdakwa, Rosadi dijatuhkan hukuman penjara 8 tahun, sementara Najibulah, Zulkahfi, Aldi, Subur dan Karta dijatuhkan hukuman 7 tahun penjara. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Enam terdakwa kasus pengeroyokan dan pembakar terhadap Muhammad Al Zahra alias Zoya, (30), yang diduga mencuri amplifier musala divonis antara 7 tahun sampai 8 tahun, di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Kamis (3/5/2018) petang.

Muhamad Ibnu Fajar, Jaksa Penuntut Umum (JPU), mengharapkan, sidang ini menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Sidang ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa dalam negara hukum tidak diperbolehkan main hakim sendiri apapun bentuk, apapun sifatnya,"ujarnya usai sidang Vonis Terdakwa Penyeroyokan dan Pembakaran Zoya di Pengadilan Negeri Bekasi, di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kamis (3/5/2018).

Ibnu bersama JPU lainnya menghormati keputusan majelis Hakim.

"Secara keseluruhan, kami banyak mengucapakan terima kasih kepada majelis hakim, telah memeriksa mengadili perkara dari awal ini dengan jujur, adil dan objektif, kami sangat menghormati keputusan hakim hari ini, apakah menerima vonis ini kami pikir-pikir dahulu, kan ada waktu 7 hari yang diberikan Hakim,"paparnya.

Sore tadi, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 7 dan 8 tahun.

Dari keenam terdakwa, Rosadi dijatuhkan hukuman penjara 8 tahun, sementara Najibulah, Zulkahfi, Aldi, Subur dan Karta dijatuhkan hukuman 7 tahun penjara.

Mereka terbukti melakukan penyeroyokan dan pembakaran terhadap korban hingga tewas.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help