Home »

Seleb

» Gosipi

Jennifer Dunn Tidak Tuntas Jalani Rehabilitasi

Wanita yang akrab disapa Jeje itu melakukan rehabilitasi di tahun 2016, dimana Jeje diantar oleh pihak keluarga

Jennifer Dunn Tidak Tuntas Jalani Rehabilitasi
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Jennifer Dunn melirik DR Dicky Oktrianda di dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (3/5). 

SEBELUM ditangkap kepolisian medio 31 Desember 2017 lalu akibat penyalahgunaan narkoba, rupanya Jennifer Dunn pernah mengajukan rehabilitasi ke Panti Rehabilitasi Natura.

Wanita yang akrab disapa Jeje itu melakukan rehabilitasi di tahun 2016, dimana Jeje diantar oleh pihak keluarga untuk menjalani rehab selama tiga bulan.

Namun, Jeje tidak menjalankan rehabilitasi secara sepenuhnya. Sebelum tiga bulan, Jeje pun sudah tidak melakukan rehabilitasi.

"Jadi terdakwa melakukan rehabilitasi tidak tuntas. Kesepakatan waktu itu selama tiga bulan rehab. Cuman sebelum tiga bulan, terdakwa sudah tidak melanjutkannya," kata DR Dicky Oktrianda, saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) didalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Dicky mengatakan bahwa tidak tuntasnya Jeje menyelesaikan rehabilitasinya itu, dikarenakan terhambatnya biaya.

"Menurut pengakuan keluarga sih karena tidak ada biaya," ucapnya.

Dicky menambahkan bahwa setiap rehabilitasi, pihak Panti Rehabilitasi Natura memberikan sebuah obat stimulan, untuk detoksiasi racun yang ada didalam tubuh Jeje.

"Kami berikan stimulan dan detoksiasi supaya bersih dari barang haram sabu-sabu. Tapi terdakwa hanya melakukannya selama tujuh kali saja," ungkapnya.

Dicky menjelaskan bahwa Jeje melakukan rehabilitasi 23 april, 30 April, 14 Mei, 21 Mei, 28 Mei, 4 Juni, dan 9 Juli 2017.

"Pada 9 Juli itu terdakwa berhenti rehabilitasi. Padahal kami sudah memberikan penjelasan jika rehab belum tuntas, akan mudah untuk kembali mengkonsumsi narkoba," jelasnya.

Lanjut Dicky, ia mengatakan bahwa seharusnya rehabilitasi berjalan selama enam bulan dan dilakukan rawat inap. Sehingga rehab bisa berjalan dengan maksimal.

"Tetapi terdakwa melakukan rehabilitasi tiga bulan dan rawat jalan," ujar Dicky Oktrianda. (ARI)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help