Franco Morbidelli Butuh Gaya Balapan Berbeda

Morbidelli pernah mengungkapkan, memacu motor dalam kecepatan tinggi terasa lebih mudah dibanding mengendalikannya.

Franco Morbidelli Butuh Gaya Balapan Berbeda
motorsport.com
Franco Morbidelli 

WARTA KOTA.COM - Hadir sebagai pendatang baru di kasta utama balap MotoGP, Franco Morbidelli seperti belum menemukan gaya balapan yang sesuai.

Dia beberapa kali mencoba gaya balapan pebalap lain, tapi tidak sukses.

Bahkan, ketika mencoba mengubah beberapa gaya balapan pada tiga seri balap MotoGP yang sudah berjalan, Morbidelli justru menemui sejumlah kendala.

Dia mengalami kesulitan mengalikan motor dengan sempurna.

Seperti dilansir GPOne dan Crash, Morbidelli yang hadir sebagai pendatang baru dengan predikat juara Moto2 2017 memang harus melakukan banyak penyesuian dengan motor yang baru.

Bukan saja soal memacu kecepatan dengan maksimal, tetapi juga teknologi mesin, dan pengendalian.

Morbidelli pernah mengungkapkan, memacu motor dalam kecepatan tinggi terasa lebih mudah dibanding mengendalikannya.

Dia pun merasa ada tekanan yang kuat ketika balap sudah dimulai.

Baca: Arsenal Hadapi Ujian Berat di Kandang Atletico Madrid

Saat mencoba menggeber gas sekuatnya, ternyata tidak mudah.

Morbidelli juga harus mewaspadai pebalap yang ada di sekitarnya, yang juga siap untuk merebut posisi.

"Kalau anda bertanya saya harus seperti apa? Jawabannya, saya butuh gaya balapan yang berbeda dan mungkin saya harus melakukannya dengan cara saya sendiri. Balapan di MotoGP ini tidak selancar seperti yang pernah saya bayangkan. Saya mengalami kendala mengendalikan laju motor ketika start sudah dimulai. Mencoba gaya berbeda, bahkan sampai menjajal gaya balapan pebalap lainnya, saya justru terlibat masalah pengendalian motor dan itu makin menyulitkan," beber pebalap asal Italia tersebut.

Morbidelli tidak menampik bahwa performa balapannya belum sesuai dengan harapan dirinya dan tim.

Seperti yang tercatat di situs resmi MotoGP, Morbidelli yang membela bendera tim Marc VDS belum mampu masuk menjejak finis di posisi 10 besar.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Kamis (3/5/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved