Sandiaga Ingatkan Partai Gerindra Tidak Berpolitik di Car Free Day

Sesuai Pergub 12 Nomor 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), dipaparkan larangan berpolitik sepanjang gelaran HBKB.

Sandiaga Ingatkan Partai Gerindra Tidak Berpolitik di Car Free Day
Warta Kota/Henry Lopulalan
Spanduk #2019GantiPresiden ditunjukan kepada pengunjung di arena Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018). 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengaku telah mengingatkan seluruh pihak, termasuk kader Partai Gerindra, agar tidak menggelar kegiatan politik saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) alias Car Free Day (CFD).

"Gerindra saya ingatkan juga, sama. Jadi semua berlangsung sama, dan itu berlaku untuk semua di CFD, termasuk itu (pembagian bagi kaus #2019GantiPresiden)," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu, ditemui di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/5/2018).

Sebab, sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) 12 Nomor 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), dipaparkan larangan berpolitik sepanjang gelaran HBKB.

Baca: Pakai Kaus Bernada Politis Saat Car Free Day Aturannya Belum Jelas

"Saya ingin mengimbau masyarakat menggunakan CFD untuk interaksi antar-warga yang penuh dengan kebersamaan, penuh dengan cinta, penuh dengan toleransi, dengan pesan damai. Saya dengan tegas melarang politik di CFD. Itu menjadi keputusan bersama dan mari kita jaga CFD bersama-sama," tuturnya.

Baca: Sebelum Pakai Hijab Sebenarnya, Virnie Ismail Ingin Hijabkan Hati Lebih Dulu

Terkait hal tersebut, dirinya telah menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta, mulai dari Dinas Perhubungan, satpol PP, hingga Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan (KUKMP), mengantisipasi aktivitas politik pada gelaran HBKB.

Baca: PT KAI Kenalkan Sejarah Kereta Api Indonesia Lewat Kunjungan Jurnalis

Bukan hanya di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin dan Hotel Indonesia, tetapi seluruh wilayah.

Sebelumnya, insiden terjadi Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4/2018).

Puluhan orang dari kelompok berbeda, yakni #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja saling bersinggungan, bahkan seorang ibu dan anaknya menjadi korban persekusi salah satu kelompok massa. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved