Evakuasi Pak Tarno Berlangsung Selama 10 Jam

Korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah melalui proses yang berlangsung selama lebih dari 10 jam.

Evakuasi Pak Tarno Berlangsung Selama 10 Jam
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pekerja bernama Tarno (42) yang tertimbun lubang galian di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil dievakuasi, Rabu (2/5/2018) pagi, setelah melalui proses yang berlangsung selama lebih dari 10 jam. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Pekerja bernama Tarno (42) yang tertimbun lubang galian di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil dievakuasi, Rabu (2/5/2018) pagi, setelah melalui proses yang berlangsung selama lebih dari 10 jam.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 30 orang petugas dan lima mobil unit pendukung seperti pemandu dan lampu sorot ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi berjalan lama karena lokasi yang sulit dijangkau oleh petugas.

Pasalnya, korban terkubur di dalam tanah dengan kedalaman empat meter dari permukaan.

Ditambah lagi, jarak antara akses masuk ke lokasi kejadian ada sepanjang enam meter.

“Jarak dari tempat masuk ke lokasi ada enam meter. Kalau lobang masuk ada di trotoar, maka korban ada di bawah jalan raya. Jadi kami bikin ada lobang kedua yang baru di dekat jalan raya,” ungkap Satriadi, Rabu (2/5).

Satriadi menceritakan anggotanya kesulitan menyelamatkan korban karena lubang masuk para pekerja sudah tertutup tanah.

Alhasil, dengan berdasarkan keterangan pekerja yang selamat, petugas memutar otak untuk membuka akses baru.

“Jadi dari informasi ketiga pekerja, baru kita bikin lobang baru. Tapi kita butuh waktu karena tebal coran jalan ada satu meter, dan kedalaman ada empat meter,” katanya.

Alhasil sembari menunggu alat berat eskavator, petugas pun membuka akses baru yang kini sudah ditutup plat baja dengan teknik manual.

Halaman
123
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help