Berisiko pada Kurikulum, Mendikbud Tegaskan Tidak Ada Libur Asian Games

Mendikbud Muhadjir Effendy tidak setuju jika siswa diliburkan saat Asian Games berlangsung, sebab bisa berisiko besar terhadap kurikulum

Berisiko pada Kurikulum, Mendikbud Tegaskan Tidak Ada Libur Asian Games
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rabu (2/4/2018). 

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy tidak setuju jika siswa diliburkan saat Asian Games berlangsung, sebab bisa berisiko besar terhadap kurikulum.

"Sebetulnya tidak ada libur, karena kalau harus libur dalam waktu yang panjang itu risikonya terhadap kurikulum besar," ujar Muhadjir di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rabu (2/4/2018).

Ia menegaskan anak-anak harus tetap belajar meskipun tidak di sekolah, seperti diadakan bimbingan belajar (bimbel) ataupun belajar di rumah (home schooling).

"Bisa saja dia tidak belajar di sekolah, tapi nanti ada program home schooling dan program lain seperti bimbel kalau memang kehadiran siswa di sekolah itu menganggu proses Asian Games," ucapnya.

Hal tersebut akan diatur oleh sekolah agar siswa tetap memiliki kegiatan dan tetap belajar, karena Kemendikbud tidak mungkin meliburkan sekolah dalam waktu yang sangat panjang.

Diketahui, sebelumnya wacana libur sekolah saat Asian Games usulan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan panitia Asian Games 2018 saat rapat koordinasi di Balai Kota beberapa waktu lalu. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved