Hari Buruh

Di May Day, Buruh Tegaskan Tak Pilih Jokowi di Pilpres 2019

MASSA dari FSPASI membawa spanduk bertuliskan 'Kami Pastikan Tidak Pilih Jokowi', saat perayaan May Day di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Di May Day, Buruh Tegaskan Tak Pilih Jokowi di Pilpres 2019
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Massa dari Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI) membawa spanduk bertuliskan 'Kami Pastikan Tidak Pilih Jokowi', saat perayaan May Day di Jalan Medan Merdeka Selatan. 

MASSA dari Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI) membawa spanduk bertuliskan 'Kami Pastikan Tidak Pilih Jokowi', saat perayaan May Day di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Mereka mengaku kecewa terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang dinilai tidak bisa mengakomodir kesejahteraan para buruh di masa kepemimpinannya.

Selain itu, ada pula sejumlah masyarakat yang membawa poster bertuliskan #2019GantiPresiden.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Said Iqbal menyatakan penolakkannya untuk kembali memilih Jokowi dalam Pilpres 2019.

Baca: Politikus Golkar: Jangan Bilang Ganti Presiden Deh, Lebih Baik Ganti Perilaku Dulu

Baca: Sudah Mendapat Izin, KPSI Harap Tidak Ada Pencegahan Terhadap Bus dan Peserta Aksi

Baca: Identitas Pria Pencekik Jemaah yang Sedang Zikir di Musala Depok Terungkap Lewat Sidik Jari

"Jangan pilih presiden kalau tetap gamau cabut PP 78. Jangan pilih karena membuat upah murah tapi daya beli turun. Akibat harga naik, gaji tetap. Harga naik gak sebanding dengan kenaikan gaji," kata Iqbal di depan Istana Negara.

Ia juga mengkritisi pemerintah yang dinilainya memberikan kemudahan bahi tenaga kerja asing (TKA).

"Sudah tahu ada PHK, daya beli turun, sembako naik, eh tiba-tiba pemerintah memberi kemudahan ke TKA masuk ke indo. Tolak TKA buruh kasar China. Bukan rasis, kita setuju invest masuk, tapi tidak kita setuju (kalau) lapangan kerja Indonesia direbut buruh kasar China," ungkapnya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved