Kata Jokowi Inilah Musuh Nomor 1 yang Harus Dibasmi

Menurut Jokowi, rantai prosedur yang memakan waktu lama saat ini masih banyak di tingkat pusat maupun di daerah.

Kata Jokowi Inilah Musuh Nomor 1 yang Harus Dibasmi
Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya (no 2 kanan) saat meninjau ekspor perdana Mitsubishi Xpander di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Rabu (25/4/2018). 

PRESIDEN Joko Widodo meminta pejabat di pusat dan daerah bekerja cepat dan tidak membuang-buang waktu, dalam hal perizinan.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat menghadiri acara Musrenbangnas Rencana Kerja Pemerintah 2019 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (30/4/2018).

"Musuh nomor satu adalah buang-buang waktu. Apa itu yang buang-buang waktu? Cara kerja kita yang bertele-tele. Rantai birokrasi yang panjang, perizinan yang panjang, sudah harus ditinggalkan," ujar Jokowi.

Baca: Insiden Pemain Persija Hina Viking, Menpora: Inilah Risiko Sosial Media

‎Menurut Jokowi, rantai prosedur yang memakan waktu lama saat ini masih banyak di tingkat pusat maupun di daerah, dan jika masih diteruskan, maka negara akan sulit maju serta tertinggal.

"‎Kalau kita tidak kerja cepat, kita akan ditinggal. Saat ini bukan lagi yang besar mengalahkan yang kecil, bukan yang kuat mengalahkan yang lemah, tapi yang cepat akan mengalahkan yang lambat, kuncinya ada di situ," tegas Jokowi.

‎Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan agar tidak terjebak dalam rutinitas yang telah terbiasa, dan membuat aturan pengurusan izin dalam waktu hitungan minggu, bulan, bahkan tahunan.

"Izin itu hitungan jam. Saya ingatkan ekspor dan investasi kita sudah kalah dengan Malaysia, Thailand, Vietnam, karena mereka lari cepat. Oleh sebab itu kalau mau ada investasi buka lebar-lebar, apalagi orientasi ekspor, jangan lagi izin ruwet, ditinggal kita nanti," papar Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help