Jelang Ramadhan Harga Daging Sapi dan Ayam Naik di Pasar Baru Bekasi
Meski belum ada tanda-tanda kesibukan luar biasa, namun harga daging sapi dan ayam di pasar ini sudah menunjukkan kenaikan.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dian Anditya Mutiara
MENJELANG bulan Ramadhan atau Puasa, aktivitas pembeli daging di Pasar Baru Kota Bekasi terlihat normal.
Meski belum ada tanda-tanda kesibukan luar biasa, namun harga daging sapi dan ayam di pasar ini sudah menunjukkan kenaikan.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Baru Bekasi, Muhamad Soleh (37) mengaku, harga daging sapi mengalami kenaikan sejak satu Minggu lalu mencapai Rp 120 ribu perkilogram.
"Sekarang, harga daging 120 ribu kadang kalau ada pembeli yang nawar karena beli banyak saya jual Rp. 115 ribu atau Rp. 110 ribu," tuturnya saat berbincang dengan Warta Kota, Senin (30/4/2018).
Lebih jauh Soleh mengaku, pihaknya terpaksa menaikkan harga jual daging Sapi lantaran peningkatan harga yang sudah terjadi di Rumah Potong Hewan (RPH) khusus Sapi dari Rumah Potong Hewan (RPH) Teluk Pucung aja kan naik.
"Pokoknya dari dari RPH Teluk Pucung naik, ya ada lah pokoknya mau hampir Rp 100 ribu per kilo. Jadi mau tidak mau saya ikut naikkan harga jual daging ke konsumen. Namanya dagang kan harus cari untung," ujarnya.
Soleh mengungkapkan kenaikan harga ini membuat pendapatnya menurun dikarenakan para pembeli mengurangi berbelanja daging.
"Ya turun nih, sekitar 5 persen pendapatan. Semoga jangan sampai naik tinggi banget, kalau tinggi pembeli jarang yang beli,"paparnya.
Tidak hanya daging sapi kenaikan juga terjadi pada daging ayam, baik itu ayam potong maupun ayam pendaging.
"Ayam perkilo naik, asalnya 49 ribu menjadi 55 ribu perkilo, ayam potong juga naik per ekor biasanya 21 ribu sekarang bisa menjadi 30 ribu," tutur pedagang Ayam, Reka (31).
Reka menjelaskan kenaikan daging ayam sudah mulai merangkak naik sejak tiga hari lalu.
Dirinya juga memperkirakan kenaikan akan terus terjadi hingga menjelang awal puasa.
"Kayaknya bakal terus naik nih, soalnya dari pusatnya kita juga beli kan naik, ya mau tidak mau kita naikin harganya,"ucapnya.