30.000 Buruh Kabupaten Bekasi Bakal Bergerak ke Jakarta

Massa begerak dari tujuh titik kawasan indsutri yang ada di Kabupaten Bekasi, seperti PT Astra Hoda Motor di kawasan M2100.

30.000 Buruh Kabupaten Bekasi Bakal Bergerak ke Jakarta
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi buruh se-Tangerang Raya menggelar aksi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Sebanyak 30.000 buruh bakal bergerak ke Jakarta pada perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei 2018.

Hal itu diungkapkan Vice President Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Obon Tabroni, Senin (30/4/2018).

Baca: Tujuh Kebijakan Jokowi-JK Ini Dinilai Rugikan Buruh Indonesia

"Ada sekitar 30.000 buruh yang akan bergerak dari Kabupaten Bekasi ke arah Istana Jakarta besok (Selasa)," kata Obon.

Ia mengatakan, massa begerak dari tujuh titik kawasan indsutri yang ada di Kabupaten Bekasi, seperti PT Astra Hoda Motor di kawasan M2100, dekat Omah Buruh di Kawasan EJIP, dekat PT Unilever di kawasan Jababeka, dan Kawasan Industri Gobel Cibitung.

Ribuan buruh yang akan berangkat ke Jakarta, kata Obon, akan melalui jalur-jalur seperti tol dan beberapa ruas jalan utama.

Baca: Banyak Buruh di Jakarta Bukan Warga DKI, Kartu Pekerja Anies-Sandi Tak Laku

Mereka akan menggunakan kendaraan bus dan kendaraan pribadi, bahkan ada pula yang akan berangkat menggunakan kereta.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, massa diperkirakan berkumpul sekitar pukul 07.00 WIB, dan akan sampai di Jakarta sekitar pukul 09.30 WIB," kata Obon.

Obon mengatakan, untuk aksi May Day tahun ini, ada dua tuntutan yang akan dibawa buruh. Terkait Peraturan Pemerintah (PP) 78 tentang pengupahan, dan mengenai Perpres Nomor 30 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA).

Baca: Peringati Hari Buruh, Besok Pemkot Bekasi Gelar Panggung Aspirasi

"Pertumbuhan ekonomi meningkatkan tapi kenyataannya kesejahteraan tidak ada. Jadi jangan hanya mengacu pada pertumbuhan ekonomi, upah harus ditingkatkan. Bagaimana ekonomi mau maju, kalau pemerintah membatasi kenaikan upah, dan jumlah penganguran di Indonesia ini masih banyak. Ironis ternyata keran untuk TKA malah dibuka," kata Obon.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved