Sudrajat: Muka Saya Siap Hitam Kelam untuk Bela Rakyat Jawa Barat

Sudrajat-Ahmad Syaikhu menggelar kampanye Akbar di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (29/4/2018).

Sudrajat: Muka Saya Siap Hitam Kelam untuk Bela Rakyat Jawa Barat
Warta Kota/Muhamad Azzam
Calon Gubernur Jawa Barat, Sudrajat saat menyampaikan orasi saat Kampanye di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (29/4/2018). 

WARTAKOTA, BEKASI---Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu menggelar kampanye Akbar di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (29/4/2018).

Ribuan lebih pendukung Sudrajat-Syaikhu memadati lapangan sepak bola tersebut.

Baca: Pesan Presiden PKS ke Sudrajat-Syaikhu Jika Menang Dalam Pilgub Jabar

Mereka datang dari PKS, Gerindra, PAN, PBB, dan Partai Idaman yang datang dari berbagai kota di Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Sudrajat maju untuk menyampaikan orasinya disambut gemuruh para pendukung yang telah menunggu sejak pagi.

"Terima kasih kawan-kawan semua yang telah hadir dari pagi, saudara tetap semangat walaupun semakin siang cuaca makin panas. Tenang bapak ibu, saya juga kepanasan, saya siap muka saya hitam kelam untuk membela rakyat," kata Sudrajat.

Sudrajat menilai warga tidak perlu takut untuk berpolitik. Peran politik yang dimainkan warga harus bertujuan mengubah keadaan menjadi lebih baik.

Baca: Prabowo Batal Hadir di Kampanye Akbar Sudrajat-Syaikhu di Bekasi

"Kita berkumpul dalam rangka berpolitik, dan harus berpolitik, kita berpolitik untuk bisa merubah nasib kita. Kita harus punya hak dan harus menggunakan hak pilih itu," kata Sudrajat.

Dalam orasinya secara tidak langsung, Sudrajat menyinggung orang-orang yang tidak berkompeten mengurusi suatu bidang. Seperti ada orang yang mengatur masjid padahal dia bukan umat Islam.

Baca: Sudrajat Menilai Ridu Itu Berat Jadi Mending Asyik Saja

Bahkan banyak juga orang lain yang datang dari luar Indonesia mengatur warga Indonesia, sampai mengeruk kekayaan sumber daya di Indonesia.

"Ada orang yang bukan haknya ngatur-ngatur, ada yang ambil sumber daya alam yang kita miliki ini. Kita punya gas dan minyak, kita punya lahan pertanian luas tapi kok masih banyak mereka kekurangan beras dan makan beras miskin," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved