Jadi Direktur Utama Bulog, Buwas: Enggak Ada yang Bisa Mainin Perut Orang Indonesia

Dengan semangat, Buwas mengaku akan langsung bekerja keras, terlebih bulan depan sudah memasuki Ramadan.

Jadi Direktur Utama Bulog, Buwas: Enggak Ada yang Bisa Mainin Perut Orang Indonesia
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
MENTERI BUMN Rini Soemarno mengangkat Komisaris Jenderal Pol (Purn) Budi Waseso menjadi Direktur Utama Bulog, menggantikan Djarot Kusumayakti, dan Teten Masduki menjadi Ketua Dewan Pengawas Bulog, menggantikan Sudar Sastro Atmojo. 

BUDI Waseso yang baru diangkat menjadi Direktur Utama Perum Bulog, siap menindak tegas siapa pun yang mencoba menggoyahkan stabilitas pangan nasional.

Pria yang kerap disapa Buwas itu menjelaskan, tindakan tegas harus dilakukan karena oknum-oknum nakal atau mafia pamgan dapat mengancam perut masyarakat.

"Kalau persoalan itu pasti karena beras adalah masalah perut. Enggak ada yang bisa mainin perut orang Indonesia. Dalam agama juga dosa besar, jadi tidak ada (oknum), tapi kalau ada ya tugas saya itu (menindak)," tegas Budi Waseso saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

Baca: Budi Waseso Jabat Direktur Utama Bulog, Teten Masduki Jadi Dewan Pengawasnya

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut optimistis bisa menghapus oknum nakal, karena ia memiliki latar belakang hukum yang dapat menunjang kinerjanya.

"Kan saya berangkat juga dari penegak hukum, jadi ditertibkan, harus. Kalau harus singkirkan, ya singkirkan, bagi siapa yang melawan kepentingan masyarakat ya akan berhadapan dengan masyarakat," tutur Budi Waseso.

Dengan semangat, Buwas mengaku akan langsung bekerja keras, terlebih bulan depan sudah memasuki Ramadan, yang biasanya permintaan kebutuhan pangan meningkat.

"Hari ini ya karena saya harus maraton bekerja, karena yang dihadapi langsung untuk kepentingan puasa, Lebaran ya. Ini harus langsung bekerja, enggak ada waktu lagi (santai)," ucap Budi Waseso. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help