Kurir 10.000 Pil Ekstasi Ditangkap Polisi

Seorang kurir pembawa 10.000 pil ekstasi ditangkap aparat Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat.

Kurir 10.000 Pil Ekstasi Ditangkap Polisi
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Polisi menangkap LLK, kurir yang kedapatan membawa 10.000 butir pil ekstasi. 

POLRES Metro Jakarta Pusat menangkap seorang tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial LLK.

Ia ditangkap di pinggir Jalan Mangga Besar IV R, RT 002, RW 005, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (23/4) kemarin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Roma Hutajulu mengatakan, penangkapan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat yang didapat Satuan Reserse Narkoba Restro Jakarta Pusat pada Sabtu (7/4) lalu.

Di sekitar Jalan Mangga Besar IX (Kebon Sayur), Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, sering terjadi transaksi narkotika jenis ekstasi.

"Selain itu juga sering terjadi di Jalan Mangga Besar IV R, RT 002, RW 005, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, sering terlihat kegiatan transaksi narkotika khususnya ekstasi dan sabu," ujar Roma di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya pada Senin (23/4) sekitar pukul 18.30 WIB, petugas dapat meringkus LLK.

Saat penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti narkotika jenis ekstasi berjumlah 10.000 pil ekstasi dan sabu.

"Setelah dilakukan interogasi, tersangka LLK mengaku barang bukti ekstasi dan sabu tersebut merupakan barang titipan dari sodara Anton (DPO) untuk diserahkan kepada orang yang akan menghubungi tersangka LLK," ucapnya.

Namun, belum sempat dihubungi oleh orang yang akan menerima ekstasi dan sabu tersebut, tersangka terlebih dahulu ditangkap oleh petugas.

Modus yang digunakan tersangka yakni menerima titipan dari Anton (DPO) untuk diserahkan kepada seorang laki-laki yang belum diketahui namanya.

Barang bukti yang telah diamankan yakni satu bungkus plastik bening berisi 5.000 butir pil ekstasi warna hijau berlogo mengandung narkotika jenis ekstasi, satu bungkus plastik bening berisi 5000 ribu butir tablet warna hijau berlogo mengandung narkotika jenis ekstasi dibungkus plastik alumunium.

Satu bungkus plastik bening berisi kristal putih narkotika sabu berat brutto kurang lebih 101,02 gram dalam plastik bening dan satu sepeda motor honda beat warna putih.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2) Sub Pasal 112 (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved