Pilkada Bekasi

Komisi Perlindungan Anak Kota Bekasi Minta Anak-anak Jangan Dilibatkan dalam Kampanye

KOMISI Perlindungan Anak Daerah Kota Bekasi meminta agar para paslon Wali kota dan Wakilnya untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye.

Komisi Perlindungan Anak Kota Bekasi Minta Anak-anak Jangan Dilibatkan dalam Kampanye
Muhammad Azzam
Calon Gubernur Jawa Barat Sudrajat saat berkampanye di Lapangan Futsal, Jalan Wahab Affan, Medan Satria, Bekasi, Kamis (26/4/2018). 

KOMISI Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi meminta agar para pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kampanyenya.

Aris Setiawan Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi mengatakan itu tertuang dalam nota kesepamahaman, antara KPAI RI dengan Bawaslu RI, Tentang Pengawasan Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Nomor 03 KPAI Maret Tahun 2018 Nomor 0226.

"intinya bahwa nota kesepahaman itu untuk sebagai landasan kerjasama Bawaslu dan KPAI dalam menyelenggarakan pengawasan perlindunagan anak di tengah pilkada, ruang lingkupnya pengawasan, penyalahgunaan anak dalam kegiatan kampanye,"tutur Kamis (26/4/2018).

Ia mengungkapkan adapun metodologi pengawasan yang digunakan oleh KPAI yakni melalui pemantauan media baik cetak, daring maupun elektronik, pengaduan masyarakat via posko pengaduan KPAI, monitoring, serta investigasi lapangan.

"Apabila ada yang melanggar akan kita berikan sanksi kepada peserta pilkada yang menyalahgunakan anak dalam kegiatan politik, sanksi itu bahkan bisa sanksi pidana. Kita bekerjasama dengan Panwaslu Untuk sanksi diserah kepada Panwaslu seperti apa,"ujarnya. (m18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help