Istri Jonathan Frizzy Sampai Stres Terima Ancaman Psikopat

Ijonk mengaku, harus melakukan tindakan hukum agar keluarganya bisa aman dari ancaman tersebut.

Istri Jonathan Frizzy Sampai Stres Terima Ancaman Psikopat
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Anak Jonathan Frizzy mendapatkan ancaman dari orang yang tidak dikenal dengan surat kaleng. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Bintang sinetron Jonathan Frizzy (36) mengaku tidak mengetahui ancaman yang didapatkannya, ditujukan kepada dirinya atau keluarganya.

Pasalnya, pria yang akrab disapa Ijonk itu kesulitan mengartikan kata demi kata yang dituliskan orang tersebut, dalam surat ancamannya yang dikirim medio 23 April 2018 lalu.

"Aku enggak tau ini ancamannya buat siapa. Kalau buat aku sih enggak masalah aku bisa hadapin," kata Jonathan Frizzy ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2018) usai membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Ijonk menambahkan, ancaman tersebut menyerang keluarganya, terlebih diduga menyerang anak kandungnya, karena tertulis pelaku ancaman ingin memperkosa.

Oleh karena itu, Ijonk mengaku, harus melakukan tindakan hukum agar keluarganya bisa aman dari ancaman tersebut.

"Ancaman ini tuh buat istri saya jadi stres sekarang. Kan jadi mau bawa anak ke mana-kemana, aku juga mau kerja syuting juga ninggalin rumah dia (Dena) nelponin terus," ucapnya.

Ijonk mengaku, ia dan istri terus mengkhawatirkan keselamatan anaknya, sehingga tidak bisa fokus untuk menjalani pekerjaan.

"Ada orang ngetok aja dari luar aja, dia (istri) udah parno. Jadi anak-anak juga udah dilindungin banget," ungkapnya.

Paska mendapatkan ancaman, Ijonk menjelaskan sang istri sudah melapor ke pihak sekolahan anaknya agar tetap dilindungi dari orang-orang jahat.

"Jadi anak agak di perketat sekarang. Jadi dampaknya udah banyak banget, udah tau semuanya," ujar Jonathan Frizzy.

Kuasa hukum Jonathan, Jamaludin Fakaubun mengatakan bahwa ancaman yang diterima Ijonk memang tidak jelas ditujukan kepada siapa.

Terlebih kata demi kata sulit dipahami oleh siapapun. Namun, dalam garis besar bahwa surat kaleng tersebut adalah bentuk ancaman kepada keluarga Ijonk.

"Ini kan dalam tahap penyelidikan gitu kan. Untuk sementara kita membuat laporan dulu jadi nanti pengembangannya dari mereka (polisi)," ujar Jamaludin Fakaubun.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved