Diduga Menjadi Lokasi Peredaran Narkoba, Diskotek Pujasera Terancam Ditutup

Diskotek Pujasera yang berada di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, terancam bakal ditutup.

Diduga Menjadi Lokasi Peredaran Narkoba, Diskotek Pujasera Terancam Ditutup
Warta Kota/Muhamad Azzam
Ilustrasi barang bukti sabu dan ekstasi. 

WARTA KOTA, GAMBIR---Diskotek Pujasera yang berada di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, terancam bakal ditutup setelah Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penangkapan pengedar narkoba pada Rabu (25/4/2018).

Saat penangkapan, polisi juga menemukan 10.000 butir pil ekstasi dan 101,2 gram sabu dari tangan empat pelaku, yakni Suherman (55), Endang Novlis (65), Handoko (43), dan Awi (61) yang dilakukan Kepolisian Resort Jakarta Pusat di kawasan Mangga Besar.

Baca: Pengunjung Club Pujasera Tewas Over Dosis Saat Clubing

Ancaman penutupan itu merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata, sesuai Pasal 55 dan Pasal 56, izin usaha tempat hiburan yang terbukti menjadi lokasi peredaran narkoba, prostitusi, dan perjudian dapat dicabut secara langsung.

Baca: Penjelasan Manager Diskotek Old City Terkait Pengunjung Mengamuk dan Positif Narkoba

"Sosialisasi sudah dilakukan, harapannya agar mereka semakin sadar, bahwa mereka harus menjaga tempat usahanya sesuai dengan ijin yang dikeluarkan dan menjaga jangan sampai ada penyimpangan terkait dengan kejahatan," kata Tinia Budiati, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, baru-baru ini.

Sebelum era Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, peringatan dan rekomendasi akan disampaikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta kepada pemilik tempat hiburan berulang kali.

Baca: Rencana Akan Ditutup, Manager Operational Diskotek Old City: Bingung Nih Saya

Sedangkan pergub yang disahkan Anies tanggal 12 Maret 2018 itu hanya memberikan waktu selama 5 x 24 jam untuk menutup lokasi usaha secara mandiri.

Apabila tidak ditaati, Satpol PP DKI Jakarta bakal menutup secara paksa, tidak ada kesempatan kepada pihak pengelola untuk memperbaiki keadaan.

Tercabutnya izin usaha yang berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta atas rekomendasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta itu pun menutup seluruh usaha di bawah manajemen dengan tempat hiburan.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help