VIDEO: ABG Korban Perkosaan Dirujuk Polisi ke RS, Tapi Dia Ditagih Biaya Pemeriksaan

Seorang spesialis di Rumah Sakit Serdang mengatakan, ada luka di masa lalu pada alat kelamin korban.

WARTA KOTA, BOGOR - Seorang gadis yang berusia 13 tahun di Malaysia baru saja mengalami hal tragis. Dia dilaporkan telah menjadi korban pemerkosaan.

Dilansir dari World Of Buzz pada Rabu (25/4/2018), gadis tersebut juga harus membayar tagihan rumah sakit yang seharusnya gratis.

Hal itu bermula ketika petugas penyidik kepolisian membawa anak tersebut ke sebuah rumah sakit pemerintah untuk melakukan pemeriksaan medis atas pemerkosaan yang dialaminya pada Januari 2018.

Setelah pemeriksaan medis selesai, gadis itu kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penilaian psikologis untuk mengetahui keadaaan psikologisnya pasca insiden itu.

Beberapa hari kemudian, dia diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit dan diminta untuk menunjukkan surat laporan kepolisian yang telah diajukan agar dia dibebaskan dari tagihan medis.

"Saya telah menyerahkan dua laporan polisi ke rumah sakit. Namun, setelah tiga bulan, saya menerima tagihan dari rumah sakit," katanya.

Gadis yang tidak disebutkan namanya itu mengaku terkejut atas apa yang menimpanya.

Apalagi, usianya yang masih di bawah umur, dia mempertanyakan kenapa tagihan tersebut tidak ditujukan kepada walinya.

Kini gadis itu harus membayar tagihan sebesar 430 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 1,5 juta.

Tak hanya itu, dia mengatakan, meski ayahnya adalah warga Malaysia, dia dianggap bukan warga Malaysia karena masih belum memiliki kartu identitas.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help