BPJS Kesehatan Terus Promosikan Aplikasi Mobile

Salah satu bentuk terobosan untuk mewujudkan kemudahan itu adalah dengan mengeluarkan aplikasi Mobile JKN.

BPJS Kesehatan Terus Promosikan Aplikasi Mobile
Warta Kota/Feryanto Hadi
Seorang petugas BPJS Kesehatan saat menjelaskan penggunaan aplikasi mobile kepada warga Jakarta yang mengikuti Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI). 

SEBAGAI Badan Hukum Publik yang mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan kemudahan kepada peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Salah satu bentuk terobosan untuk mewujudkan kemudahan itu adalah dengan mengeluarkan aplikasi Mobile JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, Sudarto KS mengatakan, pihaknya hingga saat ini gencar mensosialisasikan aplikasi tersebut agar masyarakat bisa mendapatkan kemudahan dalam sejumlah hal terkait pengurusan BPJS Kesehatan.

"Tentunya, aplikasi berbasis mobile itu harus disosialisasikan dengan intens kepada peserta JKN-KIS sehingga nantinya seluruh peserta JKN-KIS dapat menggunakan aplikasi tersebut," kata Sudarto, Selasa (24/4).

Salah satu bentuk sosialisasi, menurutnya, dilakukan dalam sejumlah event strategis.

Seperti misalnya BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan ikut berpartisipasi pada acara Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI).

Pada acara yang berlangsung dari tanggal 20 – 22 April 2018 di Hotel Sheraton Gandaria City Jakarta Selatan tersebut, BPJS Kesehatan membuka booth informasi dan pelayanan administrasi kepesertaan.

Acara tersebut dihadiri pula Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris.

Dalam acara itu, BPJS Kesehatan mensosialisasikan aplikasi Mobile JKN kepada para peserta yang hadir.

"Aplikasi mobile yang dapat diakses melalui Smartphone ini adalah terobosan baru BPJS Kesehatan dimana peserta BPJS Kesehatan akan mendapatkan lima kemudahan pelayanan melalui aplikasi tersebut," imbuh Sudarto.

Lima kemudahan itu antara lain kemudahan mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan mengetahui informasi data peserta dan keluarga, kemudahan mengetahui informasi tagihan dan pembayaran iuran, kemudahan mendapatkan pelayanan di Fasilitas kesehatan (Faskes), dan kemudahan menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS.

“Dan yang paling penting, saat ini BPJS Kesehatan telah menerapkan penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital dimana peserta JKN-KIS tidak perlu lagi membawa kartu KIS fisik untuk berobat, cukup membawa Smartphone saja dan menunjukkan softcopy kartu yang ada di sana,” tambah Sudarto.

Di booth tersebut, kata Sudarto, pihaknya juga melayani pendaftaran peserta PIT dan Mukernas PDUI yang hadir dan kebetulan belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS).

Syaratnya, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved