Liga Italia

AC Milan Mengaku Akan Kena Sanksi UEFA

UEFA memeriksa pengelola Milan terkait langkah Li Yonghong yang membeli klub tersebut dengan uang pinjaman.

AC Milan Mengaku Akan Kena Sanksi UEFA
AC Milan
Logo AC Milan 

WARTA KOTA.COM - Manajer Umum AC Milan, Marco Fassone, menyatakan timnya mungkin terkena sanksi dari UEFA pada bursa transfer mendatang.

Hal itu dia sampaikan setelah bertemu dengan perwakilan UEFA di Nyon, Swiss.

Sebelumnya UEFA memeriksa pengelola Milan terkait langkah Li Yonghong yang membeli klub tersebut dengan uang pinjaman.

Li membeli Milan dari Silvio Berlusconi dengan harga 740 juta euro (Rp 12,617 triliun) pada musim panas 2017.

Kemudian Li memborong 10 pemain baru ke Milan.

Dia menggelontorkan dana sebanyak 200 juta euro (Rp 3,413 triliun) untuk membeli pemain-pemain itu.

Baca: Persija Siap Mencetak Sejarah

Kondisi itu yang membuat UEFA khawatir terhadap situasi keuangan Il Diavolo. Kemudian UEFA memanggil Fassone untuk bertemu pada Jumat (20/4/2018) .

"Ini pertemuan ketiga kami. Kami memberikan kabar terbaru soal bagaimana keuangan pada musim ini, yang lebih baik dari yang diperkirakan," ujar Fassone, seperti dilansir Football Italia.

Fassone menambahkan, Milan berkomitmen untuk mematuhi peraturan Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan UEFA.

Fassone juga mengatakan, UEFA juga telah dapat informasi dari pihak ketiga yang mau meminjamkan uang ke Milan.

"Kami memberikan mereka ketenangan. Peminjam telah memastikan UEFA lewat negosiasi yang tengah berlangsung," ujar Fassone.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Selasa (24/4/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved