Modus Ganjal ATM dengan Tusuk Gigi Kembali Menyasar Minimarket

"Mereka mengincar ATM yang ada di Minimarket yang letaknya ada di belakang jauh dari kasir, jadi dia tidak mengincar ATM yang dekat

Modus Ganjal ATM dengan Tusuk Gigi Kembali Menyasar Minimarket
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKPB Edy Suranta Sitepu saat menghadirkan barang bukti dan pelaku ganjal ATM, Senin (23/4). 

SAT RESKRIM unit Krimsus dan unit Krimum Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus modus lama ganjal ATM yang terjadi di Minimarket.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKPB Edy Suranta Sitepu mengatakan dalam kasus ganjal ATM tersebut ada dua kelompok yang beraksi.

Dua kelompok tersebut satu diantaranya berisikan lima orang. Namun salah satu pelaku JA tewas setelah dilakukan penangakapan.

Barang bukti sejumlah kartu ATM yang disita polisi dari sindikat pelaku ganjal ATM.
Barang bukti sejumlah kartu ATM yang disita polisi dari sindikat pelaku ganjal ATM. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

"Jadi kami ini menangkap dua kelompok, satu kelompok ada tiga orang, satu kelompok lagi ada lima orang, nah JA ini adalah otak dari kelompok yang berjumlah lima orang tersebut," kata Edy di RS Polri Kramatjati, Senin (23/4).

Dikatakan Edy bahwa pelaku-pelaku ini memilik peran masing-masing dalam menjalankan aksinya, ada yang bertugas mengajak berkomunikasi kasir, ada yang menganjal dan adapula yang mengamati pin korban.

"Mereka itu akan mengincar ATM yang ada di Minimarket yang letaknya itu ada di belakang jauh dari kasir, jadi dia tidak mengincar ATM yang lokasinya dekat dengan kasir karena banyak orang," katanya.

Dalam aksinya tersebut pelaku menganjal mesin ATM dengan mengunakan tusuk gigi, sehingga ketika korban akan mengambil uang ke ATM tersebut korban tidak dapat memasukan kartu ATM.

Sehingga ketika korban kebinggungan, pelaku mencoba menawarkan bantuan, saat ini pelaku menyiapkan kartu ATM yang sudah terblokir sehigga kartu ATM korban berpindah tangan.

Saat korban memasukan ATM tersebut, pelaku mengamati kode pin ATM ketika korban memasukan kartu ATM. Sehingga dari situ pelaku mencoba menguras isi ATM korbannya.

"Jadi di saat itu ATM korban sudah berpindah tangan, dan dimasukan ATM milik pelaku yang sudah terblokir, nah saat korban memasukan pin ada yang mengamati, karena sudah terblokir otomatis kartu akan tertelan," katanya.

Untuk itu guna mengantisipasi kejadian seperti ini pihaknya menghimbau kepada masyarakat maupun pihak minimarket untuk meletakan mesin ATM di dekat kasir agar dapat meminimalisir kejadian tersebut.

"Kami menghimbau mungkin ATM bisa ditempatkan di depan, untuk masyarakat tentunya agar berhati-hati, jika mengetahui kejadian seperti ini agar menutupi pin, jangan sampai bisa di lihat orang lain," katanya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved