Cegah Abrasi, 1.000 Pohon Bakau Ditanam di Pesisir Jakarta

Kegiatan yang dilakukan oleh Lions Club Distrik 307 A1 itu bertujuan untuk mencegah abrasi di pesisir Jakarta.

Cegah Abrasi, 1.000 Pohon Bakau Ditanam di Pesisir Jakarta
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Lions Club Distrik 307 A1 menanam 1.000 pohon bakau ditanam di Taman Wisata Alam Mangrove, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN---Sebanyak 1.000 pohon bakau ditanam di Taman Wisata Alam Mangrove, Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (22/4/2018).

Kegiatan yang dilakukan oleh Lions Club Distrik 307 A1 itu bertujuan untuk mencegah abrasi di pesisir Jakarta.

Baca: Tujuh Tahun Lions Club Jakarta Selatan Sentra Bisnis

Gubernur Distrik 307 A1, Dewi Sri, mengatakan, penanaman ribuan pohon bakau itu bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup. Sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh dampak positifnya.

"Selain itu juga tujuannya untuk mendapatkan udara yang baik dan bebas polusi serta mencegah abrasi. Formalitasnya hanya lima pohon, kan enggak mungkin sekaligus. Tapi total ada 1.000 pohon mangrove yang akan ditanam," kata Dewi Sri.

Dewi Sri mengatakan, kegiatan tersebut juga sekaligus untuk meninjau langsung bagaimana keadaan hutan mangrove di pesisir Jakarta yang mempunyai lahan seluas hampir 100 hektare.

Baca: Lions Club Gelar Baksos 100 Tahun

Kegiatan itu turut dihadiri oleh International Second Vice President Lions Club, Jung Yui CHoi. Pria berkewarganegaraan Korea Selatan itu bertandang ke Indonesia dalam rangka kunjungan kerja.

"Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut kedatangan dia (Jung Yui CHoi). Menyaksikan dan turut serta menanam pohon sebagai salah satu bentuk fokus pelayanan kami," kata Dewi.

Baca: Luar Biasa, Nelayan Muara Angke Manfaatkan Ekosistem Mangrove Jadi Olahan Makanan

Penanaman ribuan pohon bakau tersebut dilakukan oleh sekitar 60 anggota Lions Club sebagai wujud pelaksanaan lima fokus pelayanan yakni Environment, Vision, Diabetes, Feed the Hunger, dan Pediatric Cancer.

"Jadi kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan pelayanan dalam hal lingkungan. Kegiatan ini sudah rutin berjalan selama empat tahun terakhir, tidak hanya ada di sini tapi juga di tempat lain," kata Dewi.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved