Koesmariam ke Garuda : Lihat Dada Saya Agar Mengerti Penderitaan Ini

Perseteruan antara penumpang yang tersiram air panas dengan Garuda Indonesia berlanjut.

Koesmariam ke Garuda : Lihat Dada Saya Agar Mengerti Penderitaan Ini
WARTA KOTA/HAMDI PUTRA
B.R.A Koesmariam Djatikusumo (tengah) bersama kuasa hukumnya, David Tobing (kanan), Jum'at (13/4/2018). 

TAK  kunjung mencapai kesepakatan damai dengan maskapai Garuda Indonesia, B.R.A Koesmariam Djatikusumo menantang perusahaan BUMN tersebut untuk melihat sendiri secara langsung bekas luka bakar yang dideritanya pada dada kanan.

Koesmariam Djatikusumo menjadi korban insiden tersiram air panas saat dalam penerbangan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta ke Banyuwangi pada tanggal 29 Desember 2017 lalu.

Meskipun kedua belah pihak sudah sering melakukan pertemuan, nyatanya kesepakatan damai tak kunjung tercapai.

Garuda Indonesia hanya sanggup membiayai pengobatan Koesmariam Djatikusumo maksimal Rp 200.000.000 sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2015.

"Okelah, kalau luka bakar bisa diobati tapi tetap saja meninggalkan bekas. Yang jadi masalah adalah penderitaan yang saya alami sejak tersiram dua gelas air panas hingga saat ini.

Baca: Habis Delay Parah di Soetta, Lion Air Klaim Sejajar Maskapai Kelas Dunia

Baca: Tragedi Tujuh Perempuan Guru SD Disekap dan Diperkosa Gerombolan Separatis Papua

Baca: Zaman Now, Belasan Anak SD di Purwakarta Diamankan Berikut Sajam yang Dibawa, Diduga Mau Tawuran

Belum lagi rasa trauma yang menyiksa psikologis saya. Kerugian immateril ini yang sulit ditaksir. Apa saya harus kasih lihat ke pihak Garuda Indonesia bekas luka bakar di dada kanan saya supaya mereka bisa mengerti panderitaan yang saya alami?" kata Koesmariam Djatikusumo kepada Warta Kota, Sabtu (21/4/2018).

Ia tidak menepis maskapai bintang lima tersebut selama ini telah membiayai pengobatan lukanya di sebuah rumah sakit ternama yang dipilih langsung oleh Koesmariam Djatikusumo.

Halaman
123
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help