Bocah 15 Tahun Roboh Setelah Kepalanya Diterjang Peluru Tajam

Aksi kekerasan pasukan Israel yang menewaskan puluhan pendemo Palestina sudah dikecam dunia internasional.

Bocah 15 Tahun Roboh Setelah Kepalanya Diterjang Peluru Tajam
Istimewa
Eskalasi tindak kekerasan terus terjadi. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Pasukan Israel menembak mati empat pengunjuk rasa Palestina yang ikut serta dalam aksi protes di Jalur Gaza, Jumat (20/4/2018).

Diberitakan Al Jezeera, salah satu dari empat korban tewas adalah seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun.

Adapun korban tewas diidentifikasi sebagai Mohammed Ibrahim Ayyoub (15), Ahmed Rashad (24), Ahmed Abu Aqil (25), dan Saad Abdul Majid Abdul-Aal Abu Taha (29).

Selain empat korban tewas, Kementerian Kesehatan Palestina mencatat ada sekita 729 orang lainnya terluka.

Menurut catatan, mereka terluka karena tembakan tentara Israel, menghirup gas air mata, atau menderita cedera lain sehingga membutuhkan perawatan.

Pekan ini, 10.000 warga Palestina berkumpul di jalur Gaza untuk melakukan demonstrasi masal.

Dalam aksi yang dijuluki Great March of Return itu, para demonstran bergerak dari jalur Gaza ke perbatasan Israel.

Lewat aksi tersebut, warga Palestina menuntut hak untuk kembali ke tanah kelahiran mereka setelah diusir pasukan Israel usai Perang 1948.

Tidak hanya itu, para pengunjuk rasa mengeluhkan blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang menyebabkan kemiskinan wilayah tersebut.

Aksi ini merupakan demontrasi keempat yang digelar penduduk Palestina sejak akhir Maret lalu. Menurut informasi, aksi ini akan terus dilakukan hingga 15 Mei 2018.

Berdasarkan  data Kementerian Kesehatan Palestina, aksi demonstrasi yang digelar sejak akhir Maret kini telah menewaskan 39 orang dan 4.000 orang terluka.

Aksi kekerasan pasukan Israel yang menewaskan puluhan pendemo Palestina sudah dikecam dunia internasional.

Meski begitu, Israel tetap kukuh dengan keputusannya dan tetap menempatkan para penembak jitu di sepanjang perbatasan. (Rizky Chandra Septania)

Tautan asli Kompas.com:

Kepala pecah

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved