Warga Panik dan Berhamburan Saat Api Lahap Pabrik Payung

Banyak warga yang rumahnya di belakang pabrik, panik dan berupaya menyelamatkan barang berharga mereka.

Warga Panik dan Berhamburan Saat Api Lahap Pabrik Payung
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Akibat kebakaran ini sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari pabrik yang terbakar, tepatnya di belakang pabrik, panik dan berhamburan ke luar rumah. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kebakaran hebat melanda pabrik payung PT Golden Inpan, di Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (20/4/2018) malam sekira pukul 19.50.

Akibat kebakaran ini sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari pabrik yang terbakar, tepatnya di belakang pabrik, panik dan berhamburan ke luar rumah.

Mereka tampak berupaya menyelamatkan barang berharga mereka, karena takut api merembet ke rumah atau pemukiman warga.

Akibat kebakaran ini sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari pabrik yang terbakar, tepatnya di belakang pabrik, panik dan berhamburan ke luar rumah.
Akibat kebakaran ini sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari pabrik yang terbakar, tepatnya di belakang pabrik, panik dan berhamburan ke luar rumah. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sedikitnya, tiga mobil pemadam kebakaran dari Markas Komando (Mako) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok di Jalan Boulevard GDC, Sukmajaya, Depok, telah diturunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Gandara Budiana menyebutkan, banyak warga yang rumahnya di belakang pabrik, panik dan berupaya menyelamatkan barang berharga mereka saat kebakaran terjadi.

"Sempat terjadi kepanikan, baik di dalam pabrik serta warga yang tinggal di sekitar pabrik, karena api sangat besar. Kami upayakan api tidak merembet ke rumah warga," kata Gandara, Jumat malam.

Ia mengatakan sampai saat ini sudah lebih dari empat mobil pemadam yang diturunkan pihaknya ke lokasi kejadian.

"Kemungkinan akan kita tambah lagi mobil pemadam yang akan kita turunkan le lokasi," kata Gandara.

Akibat kebakaran ini sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari pabrik yang terbakar, tepatnya di belakang pabrik, panik dan berhamburan ke luar rumah.
Akibat kebakaran ini sejumlah warga yang tinggal tak jauh dari pabrik yang terbakar, tepatnya di belakang pabrik, panik dan berhamburan ke luar rumah. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Ia mengatakan, sampai saat ini, dia belum diketahui penyebab kebakaran.

"Kami masih fokus memadamkan api dan mencegah api meluas," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help