Home »

Seleb

» Gosipi

Sinema

Hannah Al Rasyid Tidak Mau Jadi Pemanis di Film Layar Lebar

SEJAK berkarier di dunia akting, aktris Hannah Al Rasyid menegaskan tidak mau menjadi pemanis saja dalam sebuah karya layar lebar.

Hannah Al Rasyid Tidak Mau Jadi Pemanis di Film Layar Lebar
WARTA KOTA/Arie Puji Waluyo
Hannah Al Rasyid 

SEJAK berkarier di dunia akting, aktris Hannah Al Rasyid (32) menegaskan dirinya tidak mau menjadi pemanis saja dalam sebuah karya layar lebar.

Hannah menjelaskan, kebanyakan para aktris di Indonesia lebih banyak menjadi pemanis saja, dibandingkan mempamerkan bakat akting yang dimilikinya.

"Biasanya nih mitosnya, aktris atau artis wanita di dunia akting mendapatkan perannya lewat tampang. Kalau muka Indo biasanya hanya menjadi pemanis saja. Kalau gua ditawarin untuk menjadi pemanis aja, gua enggak mau," kata Hannah Al Rasyid kepada Warta Kota, ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).

Baca: Hannah Al Rasyid: Esensi Hari Kartini Sudah Luntur

"Dari awal karir enggak mau hanya jadi pemanis. Gua enggak mau invoice stereotype itu. Gua mau orang melihat kemampuan gua dan menilai gua dari kemampuan itu bukan dari muka," tambahnya.

Hannah menegaskan dirinya dalam berkarir, tidak mau hanya dilihat dari tampangnya saja, yang bisa ditempatkan menjadi kekasih dari lawan main artis pria nya saja, ketika menerima tawaran film.

"Menjadi perempuan yah perempuan aja, bukan berbasis suku atau etnis apa. Enggak mau lah, gua mau belajar apa sebagai aktor kalau jadi pemanis? Kalau cuman jadi dampingin cowok jadi pacarnya. Mau belajar apa? Enggak ada kan," ucapnya.

Wanita kelahiran London, Inggris, 25 Januari 1986 itu mengungkapkan bahwa ia lebih baik mengembangkan karakter yang ada, dibandingkan hanya menjadi pemanis dalam film layar lebar.

Seperti ketika ia terlibat dalam 'Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!', ia mencoba mengembangkan karakter 'Sofi' sebagai Warkop Angels.

Baca: Hannah Al Rasyid Geregetan Tingginya Angka Perkawinan Anak di Indonesia

"Stigma Warkop Angels hanya pemanis. Sehingga aku sama Ari Kriting menciptakan yang bisa berdiri sendiri. Waktu kita preparenya kita gamau perempuan hanya dilihat look nya," ungkapnya.

Lanjut Hannah, jika ia disuruh berperan menjadi wanita seksi, ia mengingkan perannya itu bukan seksi yang berpenampilan terbuka.

"Enggak mau kalau perempuan seksi, yah enggak boleh seksi yang buka baju. Harus seksi yang intelektual, mandiri, semangatnya tinggi," ujar Hannah Al Rasyid.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help