Unit Tipikor Polresta Depok Periksa Nur Mahmudi dalam Kasus Dugaan Korupsi

Unit Tipikor Polresta Depok telah memanggil lebih dari 70 orang untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi Jalan Nangka.

Unit Tipikor Polresta Depok Periksa Nur Mahmudi dalam Kasus Dugaan Korupsi
Kompas.com/Rio Kuswandi
Nur Mahmudi Ismail diperiksa dalam kasus dugaan korupsi. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail diperiksa di ruang penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Mapolresta Depok, Kamis (19/4/2018).

Ia diperiksa terkait dugaan korupsi dalam proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok, Jawa Barat 2015 lalu, disaat Nur Mahmudi masih menjabat Wali Kota Depok.

Kedatangan Nur Mahmudi baru diketahui awak media dari sejumlah pelayan kantin di Mapolresta Depok.

Diperiksanya Nur Mahmudi di Polresta Depok terkait dugaan korupsi, dibenarkan Kasubag Humas Polresta Depok AKP Sutrisno saat dikonfirmasi Warta Kota. "Ya, informasinya seperti itu. Bagaimana pemeriksaannya masih akan saya cek," kata Sutrisno, Kamis (19/4/2018).

Hal senada dikataka Kanit Tipikor Polresta Depok AKP Bambang. Ia membenarkan jika pihaknya sedang memeriksa Nur Mahmudi Ismail. Namun Bambang enggan memaparkan proses pemeriksaan karena masih berlangsung.

"Nanti saja ya, biar lebih enak, nanti Pak Kasat Reskrim yang kasih keterangan, biar satu pintu. Karena pemeriksaan masih berlangsung. Jadi belum bisa dipublikasi apa hasil pemeriksaannya," kata Bambang.

Sebelumnya, Unit Tipikor Polresta Depok telah memanggil lebih dari 70 orang untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi Jalan Nangka, Tapos, Depok.

Salah satunya adalah mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok Etty Suryahati yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Diketahui, proyek pelebaran Jalan Nangka dilaksanakan pada 2015 di era Wali Kota Nur Mahmudi Ismail.

Rencananya jalan dilebarkan menjadi 14 meter dari semula kurang lebih 5 meter.

Belanja lahan dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Depok pasa masa Nur Mahmudi Ismail pada 2013, 2015, dan 2016 .

Namun, hingga saat ini, kondisi Jalan Nangka tak berubah sedangkan dana sudah mengucur.

Pengusutan proyek yang diduga menggasak uang negara Rp 10 miliar tersebut dilakukan sejak pertengahan 2017.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help