Wanita Ditipu Pacar Facebook yang Mengaku sebagai Pensiunan Tentara Amerika

Polisi menangkap warga negara Nigeria, ASE alias Donal Key dan kekasihnya warga negara Indonesia, SD di salah satu apartemen.

Wanita Ditipu Pacar Facebook yang Mengaku sebagai Pensiunan Tentara Amerika
Warta Kota/Mohamad Yusuf
ASE memasang foto profil Facebook dengan wajah bule tampan. Kemudian korban yang merupakan karyawan perusahaan properti itu melakukan komunikasi kepada ASE melalui messenger Facebook. Dia ditangkap dengan kekasihnya. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap warga negara Nigeria, ASE alias Donal Key dan kekasihnya warga negara Indonesia, SD, di salah satu apartemen di Jakarta Utara, Senin (16/4/2018).

Korban, Dian Ekawati, ditipu oleh pelaku yang mengaku pensiunan tentara Amerika, dan dikenalnya lewat Facebook.

“Pada bulan November 2017 korban mendapatkan permintaan pertemanan melalui Facebook dengan akun atas nama Donal Key, yang mengaku bekerja sebagai Tentara Amerika yang sudah mendekati masa pensiun,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018).

ASE memasang foto profil Facebook dengan wajah bule tampan. Kemudian korban yang merupakan karyawan perusahaan properti itu melakukan komunikasi kepada ASE melalui messenger Facebook.
ASE memasang foto profil Facebook dengan wajah bule tampan. Kemudian korban yang merupakan karyawan perusahaan properti itu melakukan komunikasi kepada ASE melalui messenger Facebook. (Warta Kota/Mohamad Yusuf)

ASE memasang foto profil Facebook dengan wajah bule tampan.

Kemudian korban yang merupakan karyawan perusahaan properti itu melakukan komunikasi kepada ASE melalui messenger Facebook.

Karena merasa nyaman, komunikasi berlanjut menggunakan aplikasi pesan, WhatsApp.

“Merasa korbannya sudah masuk dalam jeratan sandiwaranya, selanjutnya ASE mengatakan kepada korban, bahwa dirinya akan berinvestasi di Indonesia. Dengan membeli beberapa properti di Indonesia,” jeas Argo.

Kemudian, ASE meminta alamat korban dengan alasan sebagai penerima paket yang berisi dokumen berharga dan uang sebesar 500.000 Dolar Amerika.

Dengan alasan tersangka tidak mempunyai kenalan di Indonesia.

“Untuk meyakinkan korban, pada tanggal 9 Desember 2017, tersangka ASE mengirimkan bukti pengiriman paket dari GO Express yang akan diterima oleh korban,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help