Pedagang Blok G: Kami Taat Aturan, Tapi Seperti Anak Tiri

Pedagang Blok G seperti anak tiri yang meski taat pada peraturan, mereka justru tak difasilitasi dengan cukup baik.

Pedagang Blok G: Kami Taat Aturan, Tapi Seperti Anak Tiri
Warta Kota/Rangga Baskoro
Suasana perdagangan di Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG---Yeni (54), pedagang pakaian Blok G Tanah Abang, menyinggung Pemprov DKI Jakarta yang berencana merelokasi 800 pedagang eksisting Blok G menuju lahan parkir di lantai 4 dan 5 di Blok F.

Ia mengatakan, pedagang Blok G seperti anak tiri yang meski taat pada peraturan, mereka justru tak difasilitasi dengan cukup baik.

Baca: Relokasi Pedagang Blok G Akan Dilakukan Sebelum Puasa

"Disuruh enggak lagi dagang di pinggir jalan, kami manggut. Disuruh pindah ke Blok G kami setuju. Tempat sepi pengunjung pun kami diam. Sekarang mau dipindahin lagi?" keluh Yeni, Rabu (18/4/2018).

Pengandaian 'bak anak tiri' dinilainya cukup beralasan. Pasalnya ia menilai terdapat perlakuan yang sangat tidak adil bagi para pedagang yang taat tertib dan bagi pedagang kaki lima Jalan Jatibaru Raya.

Baca: Pedagang Blok G Tanah Abang Lebih Pilih Diberi Lapak di Trotoar Daripada Direlokasi

"Mereka yang masih (dagang) di pinggir jalan dikasih tenda, tempat enak, pembeli ramai. Kami boro-boro. Malah mau dipindah lagi ke tempat yang enggak strategis. Kami merasa seperti anak tiri," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, para pedagang Pasar Blok G akan direlokasi ke lahan parkir Blok F.

Baca: Pedagang Pasar Tasik Diupayakan Ditampung di TPS Blok G karena Tidak Kebagian Tenda

Relokasi para pedagang dilakukan dalam rangka revitalisasi Pasar Blok G.

"Mereka akan direlokasi ke lahan parkir yang ada di Blok F. Itu bisa menampung hampir semua dari pedagang yang di eks-Blok G," katanya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved