Warung Jamu Miras Oplosan Digerebek Polisi

Warung jamu ini digerebek karena menjual miras oplosan yang bisa mengancam jiwa masyrakat yang mengonsumsinya.

Warung Jamu Miras Oplosan Digerebek Polisi
Warta Kota
Ilustrasi. Sebuah toko jamu yang diduga menjual minuman keras (miras) oplosan. 

WARTA KOTA, TAMBUN -- Sebuah warung jamu di Kampung Gabus, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi digerebek polisi pada Senin (16/4/2018) malam.

Warung jamu ini digerebek karena menjual minuman keras (miras) oplosan yang bisa mengancam jiwa masyrakat yang mengonsumsinya.

Kepala Kepolisian Sektor Tambun Komisaris Rahmat Sudjatmiko mengatakan, polisi mengamankan tiga penjual miras tersebut, yakni OK (28), RW (20), dan OR (25).

Dalam penggerebekan itu polisi menyita barang bukti berupa 87 bungkus miras oplosan siap edar.

Selama beberapa bulan terakhir, mereka menjual miras secara tersembunyi dengan kedok warung jamu.

"Kalau pembeli ada yang menanyakan miras, mereka langsung menjualnya dengan harga bervariasi dari Rp 15.000-Rp20.000 per bungkus," kata Sudjatmiko pada Selasa (17/4/2018).

Menurut dia, kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat.

Warga setempat resah dengan peredaran miras yang dilakukan oleh pelaku karena pemuda yang mengonsumsi miras tersebut kerap berbuat onar.

Apalagi pemberitaan belakangan ini, banyak miras maut yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang.

"Anggota kemudian mendatangi TKP dan mendapati mereka menjual miras secara tersembunyi. Tanpa perlawanan, mereka kami bawa ke Mapolsek Tambun untuk diperiksa," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved