Pencabulan

Setubuhi Anak Kandung, Buruh Serabutan Diringkus Polisi

Pelaku membekap mulut dan menelanjangi korban dan langsung menyetubuhi anaknya yang tidak berdaya.

Setubuhi Anak Kandung, Buruh Serabutan Diringkus Polisi
istimewa
Ilustrasi 

SEORANG pria berinisial TRM (43) diringkus anggota Polsek Metro Penjaringan, Senin (16/4) pagi.

Pelaku yang bekerja sebagai buruh serabutan itu ditangkap karena telah tega menyetubuhi TA (15), anak kandungnya sendiri.

TRM melakukan aksi bejat tersebut di rumah kontrakannya di kawasan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara pada saat malam hari.

TRM, ayah yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri, TA di rumah kontrakannya di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.
TRM, ayah yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri, TA di rumah kontrakannya di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Pelaku membekap mulut dan menelanjangi korban dan langsung menyetubuhi anaknya yang tidak berdaya.

“Pelaku melakukan aksinya dalam keadaan mabuk. Perbuatan tersebut dilakukan saat kedua kakak korban tidak ada di rumah,” ungkap Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rahmat Sumekar, Selasa (17/4).

Aksi biadad pelaku kepada anaknya itu tidak hanya dilakukan sekali ini saja tapi sudah berkali-kali.

Pelaku mengancam anaknya itu demi melancarkan aksinya melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

“Tersangka mengancam anaknya apabila lapor, anaknya akan diusir dari rumah dan tidak akan diakui sebagai anaknya. Aksi pelaku sudah dilakukan hingga dua kali,” ungkap Rahmat.

Namun aksinya itu akhirnya ketahuan setelah sang anak cerita kepada ibunya, SM (36) yang sudah bercerai dan tinggal terpisah dengan pelaku.

Mengetahui hal tersebut, SM langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Penjaringan.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumah kontrakannya tanpa ada perlawanan pada Senin (16/4) pagi kemarin.

Sementara itu berdasarkan pemeriksaan, ditemukan adanya tanda-tanda pelecehan seksual yang dialami korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di RS Polri Kramatjati, hasil sementara korban mengalami robek pada vaginanya,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Metro Penjaringan guna proses penyidikan lebih lanjut.

Perbuatan pelaku tersebut melanggar Pasal 81 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved