Persija Lawan Persib, Panitia Perketat Pengamanan di GBK

Rusuh dalam laga Arema-Persib di Malang menjadi pelajaran bagi panitia pelaksana Persija Jakarta saat menjamu Persib nanti.

Persija Lawan Persib, Panitia Perketat Pengamanan di GBK
Persija
Panitia pelaksana pertandingan Persija melawan Persib di Jakarta, Arief Perdana Kusuma. 

WARTA KOTA, SENAYAN-Kejadian rusuh yang baru-baru ini terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang saat laga Arema FC vs Persib Bandung rupanya akan menjadi pembelajaran untuk Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Arief Perdana Kusuma.

Maka dari itu, panpel tuan rumah telah menyiapkan laga besar ini sedini mungkin, Arief juga sudah waspada terhadap beberapa aspek yang rawan agar kejadian di Malang tidak terulang kembali saat Persija menjamu Persib.

“Sekali lagi kita harus siap dan waspada. Pengamanan lebih diperhatikan lagi. Semuanya akan kami siapkan termasuk rantis tentunya. Tapi saya yakin saat ini Jakmania lebih dewasa kok mudah-mudahan kejadian tersebut tidak terulang,” ujar Arief kepada wartawan, Selasa (17/4/2018).

Teknis yang sudah diupayakan dari panpel Persija untuk menghindari kejadian serupa, adalah berupa penjualan tiket yang tidak dilakukan via loket ataupun online.

Panpel memilih menyerahkan seluruh tiket kepada pendukung Persija, Jakmania.

“Semuanya diserahkan ke Jakmania. Itu ide saya, karena kan alasannya mengindari penyusup,” ucap pria berkacamata itu.

Timnya akan melakoni laga besar dan sarat akan gengsi kala Persija menjamu Persib Bandung, Sabtu (28/4/2018) pekan depan pada pekan keenam Gojek Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Sebelumnya laga besar ini akan digelar pada stadion di luar Jakarta selain SUGBK menghindari hal yang tidak diinginkan, ada dua stadion yang menjadi opsi yaitu Stadion Pakansari, Cibinong Bogor dan Stadion Sultan Agung, Bantul.

Namun, Arief berharap laga pekan depan itu akan tetap dilangsungkan di SUGBK, karena dalam kurun waktu empat tahun terakhir The Jakmania tidak bisa mendukung di kotanya sendiri karena laga selalu digelar di luar Jakarta.

“Insya Allah tetap di SUGBK, sudah semuanya jamin, SUGBK, termasuk polisi ya mudah-mudahan kami dapat izin. Terlepas ada kejadian apapun. Jakmania saat ini dinilai positif. Mainnya tetap malam,” tutup pria asal Jawa Timur ini.

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help