Home »

News

» Jakarta

Menyeberang Di Jalan Proklamasi Butuh Waktu 5 Menit, Butuh Lampu Pengatur Lalu Lintas

Rekayasa lalu lintas berdampak pada pejalan kaki yang sulit menyeberang jalan terutama di Jalan Proklamasi.

Menyeberang Di Jalan Proklamasi Butuh Waktu 5 Menit, Butuh Lampu Pengatur Lalu Lintas
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepadatan lalu lintas menyebabkan pesepeda kesulitan menyeberang di Jalan Proklamasi. 

WARTA KOTA, MENTENG---Pemprov DKI Jakarta telah melakukan uji coba terowongan Matraman sejak Selasa (10/4/2018).

Rekayasa lalu lintas berdampak pada pejalan kaki yang sulit menyeberang jalan terutama di Jalan Proklamasi.

Baca: Rekayasa Lalu Lintas di Tugu Proklamasi, Lalu Lintas Semakin Semrawut

Pantauan Warta Kota Jalan Proklamasi menunjukkan kini sudah bisa dilalui dua arah.

Kendaraan dari arah Menteng kini diperbolehkan melintasi jalan tersebut menuju terowongan Matraman-Salemba.

Sedangkan kendaraan dari arah Matraman bisa melintasi jalan itu, namun kini setibanya di depan Tugu Proklamasi lalu lintas dialihkan ke Jalan Penataran.

Kepadatan lalu lintas menyebabkan pejalan kaki kesulitan menyeberang di Jalan Proklamasi. Seperti pejalan kaki bernama Deri (26).

"Iya jadi susah menyeberangnya. Lalu lintasnya selalu ramai lancar, itu yang menyebabkan pejalan kaki susah karena ruang kosong di jalannya sulit ditemukan," kata Deri, Selasa (17/4/2018).

Baca: Gawat Jalan Penataran Diprediksi Cepat Ambles Lantaran Rekayasa Lalin Underpass Matraman

Selain itu, ia kebingungan mencari tempat menyeberang lantaran tidak ada lampu lalu lintas bagi penyeberang jalan sehingga arus kendaraan tak terhenti meski ada masyarakat yang menyeberang.

"Kalau bisa ada lampu lalu lintasnya. Seperti di depan Balai Kota untuk memudahkan pejalan kaki," katanya.

Sementara itu, pejalan kaki lain bernama Andri (45) menyatakan ia memerlukan waktu lima menit sampai ia memberanikan diri menyeberang Jalan Proklamasi.

Baca: Hari Ini Uji Coba Terowongan Mampang-Kuningan, Perhatikan Rekayasa Lalu Lintas

"Orang dewasa saja menunggu jalan lowong sampai lima menit. Bagaimana kalau anak-anak yang menyeberang? Tolong untuk dipikirkan lagi sehingga aman bagi pejalan kaki untuk menyeberang," kata Andri.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help