Home »

News

» Jakarta

Korban Tewas Mengenaskan di Cawang Sosok Pendiam

Ali Rahman (34) korban pembunuhan yang tewas di sebuah gang sempit di Cawang, Kramajati, Jakarta Timur dikenal sosok pendiam oleh keluarga.

Korban Tewas Mengenaskan di  Cawang Sosok Pendiam
Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan dengan pembacokan 

Ali Rahman (34) korban pembunuhan yang tewas di sebuah gang sempit di Gang Waru, Cawang, Kramajati, Jakarta Timur dikenal sosok pendiam oleh keluarga.

Bahkan komunikasi antar keluarga pun terakhir kali empat bulan yang lalu ketika mendiang neneknya meninggal dunia. Hal tersebut diungkapkan oleh Mas'ud, ayah korban.

"Dia itu emang sama keluarga dikenal pendiam, dia kalo ditanya jawabnya iya iya aja, kalo ditelpon iyah iyah gitu Pokoknya pendiem, jadi susah gitu," kata Mas'ud saat ditemui di RS Polri Kramatjati, Selasa (17/4/2018).

Dikatakan Mas'ud bahwa dengan kondisi kepribadian yang pendiam terhadap keluarga juga menyasar ke masalah hubungan asmara, bahkan sesekali ia sempat menanyakan kapan Ali menikah namun hal itu kerap kali dialihkan.

"Saya pernah bilang ke dia untuk merried, mau ngapain lagi udah punya pacar belum, saya tanya, putus gitu.
Omonganya gak nyambung lagi. Susah dia, gak terbuka dia," katanya.

Dirinya sempat mengaku kaget atas peristiwa tersebut, padahal menurutnya walau pendiam kepada keluarga, dia suka bergaul. Walau begitu ia mengaku mengikhlaskan semuanya dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Ya ikhlas lah, namanya sudah kejadian, suratan takdir mau diapain begitu. Untuk pelaku ya dihukum yang setimpal, dengan hukum yang berjalan dan berlaku itu aja," ucapnya.

Sementara itu rekan kerja korban, Edi Kurniawan (33) mengatakan bahwa korban dikenal sosok yang suka bergaul dilingkungan kerjanya.

"Dia baik, sama siapa aja bergaul, sangat sangat baik, malah kalo makan bareng dia makan rame-rame," katanya.

Walau dikenal baik dan suka bergaul, Ali memang sosok yang kurang terbuka terutama masalah pribadinya, sehingga Edi mengaku tak mengetahui apakah korban memiliki masalah diluar sana.

Untuk itu Edi berharap besar pelaku diejarat dengan hukuman yang sangat setimpal, dirinya juga ingin mengetahui apa motif pelaku membunuh korban.

"Kalo saya pribadi, semoga ditemukan, dihukum seberatnya, dan saya pengen tahu modusnya apa. Pengen tau aja sih, kok dia sampe kejadian begini," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help