Home »

News

» Jakarta

Komisi A DPRD Semprot Kasatpol PP Jaksel karena Serapan Anggaran Rendah

“Walikota tolong ini dievaluasi. Sudah diberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) maksimal, tapi jalannya masih melandai,”

Komisi A DPRD Semprot Kasatpol PP Jaksel karena Serapan Anggaran Rendah
Warta Kota/Feryanto Hadi
Komisi A DPRD DKI Jakarta berkunjung ke kantor Walikota Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018). 

KOMISI A DPRD DKI Jakarta heran dengan rendahnya penyerapan anggaran pada semester pertama oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Jakarta Selatan.

Yang paling parah adalah Satuan Polisi Pamong Praja yang hingga bulan April baru menyerap 5 persen anggaran dari total anggaran Rp 20 miliar pada tahun 2018.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif pun geleng-geleng melihat kinerja Kasatpol PP Jaksel Ujang Hermawan.

“Kasatpol PP ini sudah bulan empat, masa penyerapan anggaranya masih 5 persen," kata Syarif dalam kunjungan kerjanya ke kantor Walikota Jakarta Selatan, Selasa (17/4).

Syarif pun mempertanyakan dimana kendala Satpol PP sehingga begitu lambat menyerap anggaran pada semester pertama ini.

Menurutnya, ada tiga kemungkinan yang menyebabkan lambatnya SKPD menyerap anggaran .

Pertama, faktor perencanaan. Kedua, faktor hubungan antara SKPD dan unit lainnya. Dan ketiga faktor kinerja dari pejabat yang bersangkutan

“Apakah penyerapan yang lambat Satpol PP ini faktor dua dan tiga. Kok dikasih uang Rp 20 miliar tidak bisa menggunakan,” ujarnya membuat isi ruangan hening.

Melihat catatan buruk itu, Syarif meminta Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi untuk mengevaluasi kinerja Kasatpol PP Jaksel Ujang Hermawan.

“Walikota tolong ini dievaluasi. Sudah diberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) maksimal, tapi jalannya masih melandai,” pinta politisi Partai Gerindra ini.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help