Home »

Depok

Anggaran Buku Paket SD dari Dana BOS di Depok Diduga Dikorupsi, Negara Rugi Rp 12 Miliar

Diperkirakan, kerugian uang negara mencapai Rp 4 miliar per tahun sampai 2017, sehingga totalnya menjadi sekitar Rp 12 miliar.

Anggaran Buku Paket SD dari Dana BOS di Depok Diduga Dikorupsi, Negara Rugi Rp 12 Miliar
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Corruption Watch Independent (CWI) menemukan adanya dugaan korupsi dana BOS SDN di Depok, dan sudah dilaporkan ke KPK. 

ANGGARAN pengadaan buku paket pelajaran dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Depok, diduga dikorupsi oknum tak bertanggung jawab sejak 2015 lalu.

Diperkirakan, kerugian uang negara mencapai Rp 4 miliar per tahun sampai 2017, sehingga totalnya menjadi sekitar Rp 12 miliar.

Sejumlah temuan dan bukti penyimpangan anggaran dana BOS berupa dokumen, berkas, dan kuitansi pembayaran, diklaim dimiliki oleh Corruption Watch Independent (CWI), sebuah lembaga masyarakat anti-korupsi di Kota Depok.

Baca: Urus STNK Sekarang Sudah Bisa Online

Ketua Umum DPP CWI Elfatir Lintang menuturkan, pihaknya sudah membawa segala bukti temuan itu, sekaligus melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 12 April lalu.

"Pihak KPK memastikan akan mendalaminya, karena temuan bukti awal yang kami berikan dianggap KPK, valid," kata Elfatir, Selasa (17/4/2018).

Elfatir menjelaskan, dalam berkas laporannya, CWI membeberkan bahwa dugaan penyimpangan dana bos itu berdasarkan survei investigasi lapangan.

Baca: Probosutedjo Idap Kanker Tiroid Selama 20 Tahun

Pengadaan buku paket di 267 SDN di Depok yang seharusnya gratis, justru di sebagian besar sekolah, wali dan orangtua murid diminta membeli buku paket itu dari luar.

"Padahal buku paket sudah tercover di dana BOS, dan harusnya disediakan sekolah dan gratis diberikan ke siswa. Tapi ini tidak dilakukan, dan wali atau orangtua murid disuruh membeli," ungkap Elfatir.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help